Kunci Keberhasilan Penerapan SMK3

Untuk mencapai penerapan SMK3 kelas dunia seperti tersebut di atas diperlukan faktor berikut ini.

  1. SMK3 harus komprehensif dan terintegrasi dengan seluruh langkah pengendalian yang dilakukan. Antara elemen implementasi dengan potensi bahaya atau risiko yang ada dalam organisasi harus sejalan. SMK3 di susun dengan pendekatan risk based concept sehingga tidak salah arah (misguided).
  2. SMK3 harus dijalankan dengan konsisten dalam operasi satu-satunya cara untuk pengendalian risiko dalam organisasi. Semua program K3 atau kebijakan K3 yang diambil harus mengacu kepada SMK3 yang ada. Sebagai contoh, ketika organisasi akan melakukan proyek ekspansi fasilitas, maka dikembangkan program K3 untuk proyek yang tetap mengacu kepada SMK3 yang sudah ada.
  3. SMK3 harus konsisten dengan hasil identifikasi bahaya dan penilaian risiko yang sudah dilakukan. Hal ini akan tercermin dalam penetapan objektif dan program kerja yang harus megacu kepada potensi bahaya yang ada dalam organisasi.
  4. SMK3 harus mengandung elemen-elemen implementasi yang berlandaskan siklus proses manajemen (PDCA).
  5. Semua unsur atau individu yang terlibat dalam operasi harus memahami konsep dan implementasi SMK3.
  6. Adanya dukungan dan komitmen manajemen puncak dan seluruh elemen dalam organisasi untuk mencapai kinerja K3 terbaik.
  7. SMK3 harus terintegrasi dengan sistem manajemen lainnya yang ada dalam organisasi.

 

Sumber : Buku Sistem Manajemen Keselamatan & Kesehatan Kerja OHSAS 18001

Karya Soehatman Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
chat with me