Mewaspadai Penyakit Serius Pekerja Kantoran

Bekerja dalam posisi duduk selama berjam jam memiliki sejumlah dampak buruk bagi kesehatan. Tidak hanya sekedar penyakit ringan, tetapi para pekerja kantoran perlu mewaspadai berbagai penyakit serius yang memungknkan menghampiri  mereka

Beban kesibukan pekerjaan di kantor yang tinggi menyebabkan sebagian karyawan harus menghabiskan waktunya dengan duduk sepanjang haru. Berbagai tugas pekerjaan yang harus di kerjakan di depan computer membuat pekerja terpaksa harus duduk berjam jam untuk menyelesaikan pekerjaannya.

Mungkin hal tersebut bagi pekerja kantoran bukan menjadi masalah. Sebab mereka sudah terbiasa melakukannya selama berbulan – bulan atau bahkan selama bertahun tahun tanpa masalah. Padahal sebenarnya ada sejumlah penyakit serius yang justru menyerang mereka akibat rutinitas pekerjaan tersebut.

Sejumlah penelitian menyebutkan, bekerja dalam posisi duduk selama berjam jam memiliki sejumlah dampak buruk bagi kesehatan. Tidak hanya sekedar penyakit ringan, tetapi para pekerja kantoran perlu mewaspadai berbagai penyakit serius yang bias saja menghampiri mereka.

Pada umumnya para pekerja mengabaikan tanda awal hadirnya penyakit serius tersebut. Pada awalnya, berbagai keluhan kesehatan ringan mungkin sering dabaikan hingga pada akhirnya telah terasa biasa dan bukan menjadi hal yang perlu diwaspadai. Padahal, berbagai keluhan yang pada awalnya terasa ringan bias memburuk dan menjadi penyakit serius yang sangat merugikan.

Ada banyak jenis penyakit serius yang  menyerang pegawai kantoran. Mulai dari berbagai keluhan ringan hingga yang terbilang serius sekalipun. Sangat penting untuk mengenali dan mewaspadai berbagai jenis penyakit tersebut sejak awal agar segera bias diatasi dengan tepat.

Mengatasi penyakit sejak awal tentu akan jauh lebih baik daripada membiarkannya menjadi semakin buruk. Berikut ini beberapa jenis  penyakit serius yang sering dialami pegawai kantoran.

  1. Penurunan Kemampuan Otak

Para pekerja kantoran yang bekerja serius sepanang hari membutuhkan asupan oksigen yang cukup untuk menunjang kinerja kemampuan otak dalam berfikir dan bekerja.. Hal ini perlu menjadi perhatian serius, sebab jika asupan oksigen kurang maka akan menyebabkan kemampuan otak menajdi menurun dan tidak optimal untuk berfikir menyelesaikan pekerjaan.

Pekerja kantoran yang bekerja dan duduk selama berjam jam di meja kerjanya akan mengalami kekurangan asupan aksigen ke otak. Asupan oksigen ini akan diterima otak ketika yang bersangktan melakukan aktivitas fisik (berjalan atau berdiri). Oleh karena itu, jika sepanjang hari hanya duduk maka oksigen yang di sampaikan ke otak tidak dalam jumlah yang cukup

  1. Obesitas

Pekerja kantoran yang duduk selama berjam jam dan hanya melakukan gerakan yang minim akan membuat pembakaran energy dalam tubuhnya tidak berjalan dengan baik. Hal tersebut akan  mengakibatkan menumpuknya lamak pada bagian tubuh tertentu sehingga beresiko menjadi kegemukan.

Pekerja kantoran yang bekerja dan hanya menghabiskan waktu tanpa melakukan banyak aktivitas dan gerak tubuh selama waktu yang panjang bsa memiliki resiko obesitas yang lebih besar jika dibandingkan dengan orang yang aktif bergerak.

  1. Penyakit Jantung

Pekerja kantoran yang selalu bekerja dalam posisi duduk dalam waktu yang lama setiap harinya akan beresiko lebih besar menderita penyakit Jantung. Kebiasaan bekerja sambil duduk dalam waktu lama akan memperlambat proses peredaran darah dalam tubuh sehingga mengakibatkan berkurangnya kemampuan otot dalam membakar lemak.

Jika lemak dalam tubuh tidak dibakar secara maksimal maka akan dapat mengakibatkan terjadinya penyumbatan pada jantung. Kondisi seperti ini akan menajdi semakin buruk kalau terjadi dalam kurun waktu yang berkepanjangan dan hal ini akan dapat menimbulkan beragam penyakit kardiovaskular lainnya.

Jika pekerja kantoran sering lembur bekerja melebihi waktu kerja standar yang diterapkan, maka perlu mewaspadai kemungkinan terkena penyakit jantung lebih dini. Serangan jantung bias terjadi dengan tiba tiba dan menyebabkan kematian.

  1. Diabetes

Para pekerja kantoran yang bekerja sambil duduk selama berjam jam jug aberesiko terkena penyakit diabetes tanpa mereka sadari. Dalam kenyataannya, tubuh akan sangat membutuhkan insulin untuk mengubah glukosa menjadi energy

Sementara itu, kebiasaan duduk dalam waktu yang panjang akan mengurangi kemampuan hormone insuilin ini. Jika glukosa tidak diproses dengan baik dalam tubuh maka glukosa akan tetap berada didalam darah. Glukosa yang tidak dapat diubah menjadi energy ini akan beresiko menimbulkan diabetes.

  1. Degenerasi otot dan kerusakan Saraf

Dalam kondisi bekerja dan duduk selama berjam jam, pekerjaan kantoran hanya akan melakukan gerak tubuh yang terbatas sehingga otot perut dan penggangnya tidak bias bekerja dan bergerak dengan optimal. Jika hal seperti ini berlangsug dalam kurun waktu yang panjang, maka otot perut dan pinggang akan melemah dan tidak lagi lentur sebagainya mestinya.

Hal tersebut dapat membuat otot menjadi kaku, nyeri, dan berbagai keluhan lainnya. Jika dibiarkan dalam waktu yang panjang, kondisi tersebut bias merusak saraf dan pergerakan otot tersebut

 

  1. Kanker

Para pekerja kantoran yang duduk terlalu lama ketika bekerja akan memilki resiko yang besar terhadap kanker. Dalam kondisi kerja yang seperti ini, pancreas akan bekerja dengan tidak teratur dan membuat produksi insulin menjadi meningkat lebih tajam.

Hal tersebut bukan hanya berdampak pada penurunan kinerja tubuh, tapi bias juga mengakibatkan tumbuhnya sel diluar kendali yang pada akhirnya bias menimbulkan tumor pada bagian tubuh.

Minimnya gerakan fisik yang dilakukan selama bekerja akan membuat penyerapan dan kinerja antioksidan dalam tubuh menjadi berkurang. Hal tersebut dapat memicu pertumbuha kanker dalam tubuh, bahkan dalam beberapa jenis sekalipus.

 

  1. Kolestrol Tinggi

Ada banyak hal yang akan mempengaruhi tingkat kolestrol dalam tubuh,terutama berbagai asupan makanan yang dikonsumsi, Namun tubuh juga dapat mengalami masalah kolestrol akibat terganggunya metabolism tubuh selama bekerja

Pada umumnya, gangguan ini bias dirasakan mereka yang duduk dan bekerja dalam waktu yang panjang setiap harinya Diana kadar kolestrol meningkat akibat kurangnya gerak tubuh selama bekerja

  1. Maag

Kadang demi menyelesaikan tugas yang hamper selesai atau mengejar deadline, pekerja kantoran lebih memilih menunda makan sampai tugas tertentu tuntas. Padahal menunda makan di saat sedang lapar akan membuat pencernaan mengalami cedera

Dalam kondisi demikian maka masalah pencernaan, seperti diare, mual hingga maag akan adatang. Jika terlambat makan ditambah asupan air kurang, maka akan membuat kondisi gangguan pencernaan akan semakin parah

  1. Batu Ginjal

Pekerja kantoran perlu menyadari perlunya banyak minum apalagi di ruangan ber_AC . selain itu, sangat dianjurkan agar pekerja kantoran untuk sering berjalan jalan sebentar setelah duduk lama dan tidak menahan buang air kecil Karen ahal itu bias menyebabkan pekerja terkena batu ginjal.

Jika pekerja kantoran banyak mengonsumsi makanan yang terlalu tinggi kalsium, kaya kandungan asam oksalat atau tak larut dalam tubuh, dan makanan yang banyak mengandung protein hewani, peluang terkena penyakit batu ginjal makin besar

  1. Tifus

Penyakit Tifus di sebabkan oleh bakteri salmonella typhi yang biasanya dating dari makanan dan minuman yang tidak bersih. Tapi menurut data perusahaan asuransi, sebagian besar klain perawatan rumah sakit yang mereka bayarkan untuk karyawana di kantro adalah untuk penyakit typus. Sepertinya kesibukan bekerja membuat banyak karyawan tidak memperhatikan makanan dan kurang berhati hai memilih makan siang serta cemilan

  1. Spondilitas

Penyakit Spondiltas adalah jenis sakit punggung nonspesifik, yang jauh lebih serius dibaning penyakit punggung biasa dan sangat sulit disembuhkan. Bagi pekerja kantoran yang sering bekerja di belakang meja atau di depan computer selama berjam jam tanpa istirahat cukup berpeluang menderita penyakit ini makin besar.

Jika tulang belakang pekerja terlalu banyak mendapat tekanan, maka ia akan membengkak dan beresiko besar menderita spondilitas serviks. Penyakit ini bias membuat penderitanya tidak mampu bergerak bebas dan hanya terbaring di tempat tidur.

  1. Wasir

Penyakit wasir bias disebabkan terlalu banyak duduk atau berdiri, kurang minum dan serat, serta mengangkat beban terlalu berat. Ditandai dengan munculnya benjolan di sekitar anus dan akan membuatpenderitanya mengeluarkan darah ketika buang air besar setelahnya akan membuat tidak nyaman ketika duduk

  1. Gangguan Kesuburan

Pekerja pria melakukan kerja lembur akan beresiko terkena gangguan kessuburan, seperti memicu terjadinya disungsi ereksi, penurunan jumlah sperma dan gairah seksual hingga kemandulan. Jika selama  ini pekrja sering lembur dan belum juga mendapat keturunan, mungkin salah satu penyebabnya karena kurang istirahat/tidur

  1. Insomnia

Masalah lainnya yang diakibatkan dari kerja lembur adalah Insomnia, yaitu penyakit sulit tidur. Biasanya penyakit ini dipicu Karena paksaan dari dalam diri untuk tetap terjaga demi menyelesaikan tugas sebelum batas waktu berakhir

 

Sumber:  MERETAS ASA ISO 45001

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
WhatsApp chat