Setelah Sertifikasi, Semangat Menjalankan Sistem Manajemen Mutu Tidak Boleh Pudar!

Masalah mutu tidak selesai setelah perusahaan memperoleh sertifikat. Karena perubahan akan terus terjadi baik secara internal maupun eksternal. 

     Menjalankan program mutu, tidak akan berhasil bila sistem mutu mengalami lesu darah setelah sertifikasi. Sepertinya sertifikasi menjadi klimaks. Mengapa semangat mutu tiba-tiba kendur? Banyak faktor penyebabnya. Pertama karena dangkalnya pemahaman personil perusahaan terhadap konsep manajemen mutu. Kedua karena kejenuhan akibat dari program mutu yang monoton. Lalu bagaimana menghidupkannya kembali? Pimpinan tidak boleh bosan memberikan pemahaman. Wakil manajemen harus giat menyelenggarakan forum apresiasi yang diisi dengan berbagai event. Misalnya pemilihan karyawan berprestasi, pemilihan pemasok terbaik, pemilihan auditor teladan dsb.

    Namun ada satu kegiatan pokok yang tidak boleh dilupakan yakni meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan keteladanan. Bila pimpinan lesu maka bawahan akan ikut lesu. Jadi kobarkanlah semangat atasan sebelum mengobarkan semangat bawahan.


Sumber : Buku “101 Kesalahan Konsepsi – Pengembangan dan Implementasi Sistem Manajemen Mutu Standar Internasional ISO 9001” karya Willy Susilo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
chat with me