Training Pelatihan Perpajakan untuk HRD

Biaya Publik Training Pelatihan Perpajakan untuk HRD

Rp. 2.000.000 per peserta

Fasilitas Pelatihan:

– Ruangan Training
– Note/Catatan
– Pena
– Break pagi (Cofee, teh dan makanan kue)
– Makan siang
– Break sore
– Materi pelatihan
– Sertifikat pelatihan
– Trainer berpengalaman

Jadwal dan tempat  Publik  Training Pelatihan Perpajakan untuk HRD

–  29 – 30     Maret 2018, Jakarta  Amaris Hotel La Codefin Kemang

– 30 – 31    Mei   2018,  Bandung Gino Feruci  Kebon Jati Bandung

– 30 – 31  Juli 2018, Jakarta  Amaris Hotel La Codefin Kemang

 

Biaya Inhouse Training Pelatihan Perpajakan untuk HRD

Rp. 10.000.000, untuk Dua hari

Untuk 6 – 9 orang peserta

Tempat di tempat klien/Perusahaan (atau di atur oleh Klien)

Pendahuluan Training Pelatihan Perpajakan untuk HRD

Jangan berpendapat pajak hanya urusan bagian akuntasi dan perpajakan tetapi semua departemen harus juga melek pajak sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya. Sebagai seorang HR champion sudah seharusnya memahami pelaksanaan tugas-tugas diperusahaan dalam mengelola tenaga kerja secara lebih sistimatis dan efisien.Kenyatannya justru malah banyak pelaksana HRD yang malah alergi berat dengan yang namanya pajak, seolah itu bukan urusannya. Padahal efisien biaya bukan berarti hanya mengurangi jumlah biaya tenaga kerja tetapi juga memahami aspek pajaknya karena penerapan kebijakan yang salah akan mengakibatkan denda dan sanksi yang berakibat fatal bagi perusahaan. Semua kebijakan dan fasilitas tenaga kerja ada aturan pajaknya, tidak hanya saat membayar gaji saja. Disinilah pentingnya memahami perpajakan di devisi HRD baik pada saat merekrut, membayar, pensiun maupun segala kebijakan yang berhubungan dengan fasilitas tenaga kerja.  Misalnya PPH pasal 21 pegawai dengan status dalam negeri atau asing, kontrak, begitu juga bagaimana perlakuan pajak untuk fasilitas Car Ownership Program, pengobatan, bonus saham, pelatihan, THR, bonus, gratifikasi, tantiem, jenis natura, outsourcing, PPN, PPH pasal 23, Tenaga ahli, tunjangan, sumbangan, klaim perjalanan dinas, surat tugas dinas luar, gathering, pelatihan, iklan lowongan, recruitment, JHT, canteen, pesangon dan masih banyak lagi.

Sasaran Pelatihan Perpajakan untuk HRD

Setelah mengikuti Pelatihan Perpajakan untuk HRD ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk:

Peserta memahami tentang selayang pandang perpajakan baik pajak daerah dan pajak pusat.

  • Peserta mampu melakukan penghitungan SPT PPh Pasal 21 dengan efektif dan efisien,
  • Peserta dapat mengetahui dan memahami peraturan-peraturan terbaru terkit dengan masalah ketenagakerjaan sehingga dapat merumuskan kebijakan yang tepat dan menghemat pajak.
  • Peserta mampu melaksanakan tax planning atas semua transaksi yang berhubungan dengan aktivitas HRD.

Outline Pelatihan Perpajakan untuk HRD

Materi Pelatihan Perpajakan untuk HRD yang akan dibahas adalah :

  1. Selayang pandang perpajakan daerah dan pusat.
  2. Objek dan Non Objek Pemotongan PPh Pasal 21.
  3. Kewajiban Pemotong Pajak.
  4. Pedoman merumuskan kebijakan dan fasilitas tenaga kerja.
  5. Penghitungan PPH pasal 21 untuk penghasilan bulanan/tahunan
  6. PenghitunganPPh pasa 21 untuk penghasilan teratur dan tidak teratur
  7. Apa maksud metode gross-up, PPh ditanggung pemberi kerja, dan PPh ditanggung pegawai.
  8. Mengapa penghasilan untuk pegawai yang pindah tugas, pegawai ekspatriat, pegawai meninggal dunia harus disetahunkan?
  9. Penghasilan pegawai yang mulai bekerja atau berhenti bekerja pada tahun berjalan tanpa metode penyetahunan penghasilan.
  10. Penghasilan non pegawai tetap seperti honor tenaga ahli dan upah satuan/borongan/harian.
  11. Prinsip taxable – deductible
  12. Tax Planning PPh Pasal 21/26 .

 

Trainer Training Pelatihan Perpajakan untuk HRD

Zainal Arifin ( QHSE Manajemen Sistem)

 

error: Content is protected !!