Epson Luncurkan Proyektor Lifestudio, Cocok untuk Hiburan Keluarga hingga Konten Kreator

Epson kembali bikin gebrakan di dunia teknologi visual. Perusahaan asal Jepang ini resmi meluncurkan seri proyektor terbaru Epson Lifestudio Pop dan Lifestudio Flex di Indonesia. Produk ini dirancang buat memenuhi kebutuhan hiburan keluarga modern sekaligus mendukung aktivitas para konten kreator yang butuh perangkat fleksibel, ringkas, tapi tetap berkualitas tinggi.

Peluncuran Epson Lifestudio digelar di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Selasa (3/2/2026). Mengusung tema “Style It. Flex It. Blast It.”, Epson menekankan konsep gaya hidup dinamis, di mana satu perangkat bisa dipakai buat berbagai aktivitas, mulai dari nonton bareng keluarga, presentasi santai, hingga produksi konten digital.

Menurut Zanipar SA Siadari, Head of Product Marketing Visual Instrument & Corporate Product Epson Indonesia, Lifestudio dirancang buat jadi bagian dari rutinitas harian penggunanya.

“Kami melihat kebutuhan hiburan dan produktivitas makin menyatu. Lewat Lifestudio, kami ingin menghadirkan proyektor yang simpel, fleksibel, dan langsung siap dipakai tanpa ribet,” kata Zanipar saat peluncuran.

Epson Lifestudio hadir dalam dua varian utama, yaitu Lifestudio Pop dan Lifestudio Flex. Kedua seri ini punya desain minimalis dengan bobot ringan. Bahkan, Lifestudio Pop hanya berbobot sekitar 1,6 kg, bikin perangkat ini gampang dibawa ke mana saja.

Sementara itu, Lifestudio Flex hadir dengan konsep desain yang unik. Model EF-72 terinspirasi dari bentuk lampu meja yang bisa diputar hingga 180 derajat, memungkinkan proyeksi ke dinding, plafon, atau sudut ruangan lain tanpa harus menggeser furnitur.

Fitur rotasi ini jadi nilai tambah buat pengguna yang ingin suasana nonton lebih santai, termasuk saat rebahan di kamar atau menikmati film di ruang keluarga dengan sudut pandang berbeda.

Dari sisi teknologi, Epson membekali Lifestudio dengan Triple Core Engine™ dan teknologi 3LCD, menghasilkan warna yang cerah, tajam, dan bebas efek pelangi. Tingkat kecerahan mencapai 1.000 lumen, cukup nyaman dipakai di berbagai kondisi pencahayaan, baik siang maupun malam.

Tak cuma visual, sektor audio juga jadi perhatian utama. Epson menggandeng Bose untuk menghadirkan sistem suara stereo internal berkualitas tinggi. Hasilnya, pengalaman menonton terasa lebih imersif tanpa perlu speaker tambahan.

Ditambah lagi, kehadiran Google TV™ memungkinkan pengguna mengakses berbagai platform streaming seperti YouTube, Netflix, hingga Disney+ langsung dari proyektor.

Menurut Ng Ngee Khiang, Managing Director Epson Indonesia, kombinasi visual tajam dan audio premium ini ditujukan agar pengguna bisa menikmati hiburan tanpa kompromi.

“Kami ingin menghadirkan perangkat hiburan yang bisa langsung dipakai, simpel, dan relevan dengan kebutuhan pengguna, baik di rumah maupun di luar ruangan,” ujarnya.

Epson Lifestudio tak cuma menyasar pasar rumahan, tapi juga kreator konten digital. Dengan ukuran ringkas dan fitur auto-adjustment seperti koreksi keystone otomatis, penghindaran objek, dan penyesuaian warna dinding, proyektor ini memudahkan proses setup saat pengambilan gambar.

Buat konten kreator, Lifestudio bisa dimanfaatkan sebagai media presentasi visual, latar video, hingga pemutar footage saat proses editing. Fleksibilitas ini bikin satu perangkat punya banyak fungsi.

Sejumlah pengguna di forum teknologi internasional bahkan menyebut performa Lifestudio cukup memuaskan untuk kebutuhan kreatif. Salah satu pengguna Reddit mengaku puas dengan kualitas gambar dan kemudahan pengaturan.

“Picture quality-nya bagus, Google TV berjalan lancar, dan fitur auto keystone sangat membantu,” tulis salah satu pengguna.

Menariknya, Epson juga memposisikan Lifestudio sebagai alternatif televisi rumah. Dengan ukuran proyeksi hingga 120 inci, pengalaman menonton terasa lebih luas dibanding TV biasa.

Konsep ini sejalan dengan tren hiburan rumahan yang mengarah ke layar besar dan perangkat portabel. Banyak keluarga kini memilih proyektor sebagai pusat hiburan karena lebih fleksibel dan bisa disesuaikan dengan suasana ruangan.

Epson pun melihat potensi ini sebagai peluang besar di pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Kehadiran Lifestudio diharapkan mampu memperluas adopsi proyektor sebagai perangkat hiburan utama di rumah.

Epson Lifestudio Pop dan Flex dijadwalkan mulai tersedia di pasar Asia Tenggara sejak Februari 2026. Untuk harga resmi di Indonesia, Epson belum mengumumkan detail lengkap, namun diperkirakan berada di segmen menengah ke atas, sebanding dengan fitur dan teknologi yang dibawa.

Informasi lebih lanjut bisa diakses melalui situs resmi Epson Indonesia dan jaringan distributor resmi di seluruh Indonesia.

Sumber :

More From Author

Mengenal Sejarah Sunda di Kampung Sindang Barang Bogor Lewat Wisata Budaya

Mengenal 4 Sesar Aktif di Jawa Barat: Cimandiri, Lembang, Baribis, dan Garsela

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *