Mengenal Sosok KH.Soleh Iskandar Lebih Dalam
Ini membuktikan sosok KH. Sholeh Iskandar sepak terjang yang menjadi perannya sebagai Ulama, Organisatoris, Teknokrat11 dan juga sebagai Pahlawan Nasional. Ketika KH. Sholeh Iskandar membentuk Laskar Rakyat Markas Perjuangan Rakyat Leuwiliang dan Laskar Hizbullah,12 kedua laskar ini merupakan basis laskar pejuang rakyat yang beroprasi di wilayah Bogor Barat dan Banten. KH. Sholeh Iskandar disini berperan sebagai komandan laskar, yang kemudian setelah menjadi TNI berubah pangkat menjadi Kapten lalu berakhir menjadi seorang Mayor. Namun setelah dekrit kemerdekaan Indonesia KH. Sholeh Iskandar mengundurkan diri dari ketentaraannya dan lebih aktif dalam tubuh politik Masyumi khususnya untuk wilayah Bogor. KH. Sholeh Iskandar menjadi salah satu pengurus dalam Partai Masyumi terbukti dengan dekatnya KH. Sholeh Iskandar dengan KH. Noer Ali dari Bekasi dan M. Natsir seorang tokoh politik Masyumi yang begitu terkenal yang merupakan senior baginya. Setelah berhenti di dunia politik KH. Sholeh Iskandar lebih berfokus pada masyarakat, ia mengabdikan dirinya untuk masyarakat Bogor dengan banyak membangun lembaga pendidikan salah satunya yaitu lembaga Pendidikan Islam tertinggi yaitu Universitas Ibn Khaldun yang akan dibahas tersendiri dalam bab iv sebagai salah satu bukti dari contoh lembaga pendidikan Islam yang masih berdiri hingga saat ini.
Perjalanan Hidup KH.Soleh Iskandar
Riwayat hidup KH. Sholeh Iskandar banyak di hiasi oleh perjuangan baik sebagai pejuang negara maupun pejuang agama, KH. Sholeh Iskandar wafat pada tanggal 22 April 1992/ 19 Syawwal 1412 H, seperti yang dikisahkan bahwasanya ia wafat ketika sedang memberikan tausiyah di kantor BKSPP (Badan Kerja Sama Pondok Pesantren) Jawa Barat, seperti biasa dalam acara pengajian rutin bulanan ia sholat dzuhur kemudian makan siang dan istirahat untuk tidur, namun dalam tidurnya ini KH. Sholeh Iskandar tidak bangun kembali dan setelah ashar ditemukan wafat, ini menurut penuturan Ustadz Bunzamin Wibisono.14 Karena manusia hanya bisa berencana tanpa tahu seperti apa takdirnya disetiap pergantian menit dan jam, begitupula apa yang akan dilakukan oleh KH. Sholeh Iskandar, ia seorang yang berencana untuk memanfaatkan ilmunya dengan akan mengisi tausiyah, tetapi Allah berkehendak lain lebih memilih mengambil salah seorang yang baik dan saleh sebagai pengikut setianya.
Sumber: Jurnal Peran KH Sholeh Iskandar Tokoh Bogor
