Kebun Raya Bogor Catat Kenaikan Pengunjung hingga 40 Persen Selama Libur Lebaran

Libur Lebaran 2026 kali ini benar-benar membawa angin segar buat pariwisata di Kota Bogor. Destinasi legendaris, Kebun Raya Bogor (KRB), sukses jadi magnet utama bagi wisatawan yang nggak melakukan mudik ke kampung halaman. Nggak main-main, jumlah orang yang datang ke sana melonjak drastis hingga 40 persen kalau dibandingin sama periode yang sama di tahun lalu.

Peningkatan ini sudah mulai kelihatan sejak hari kedua Lebaran atau H+2. Suasana asri dengan pohon-pohon raksasa yang sudah berdiri ratusan tahun memang selalu jadi pilihan paling pas buat melepas penat bareng keluarga besar. Apalagi, udara Bogor yang cenderung sejuk bikin siapa pun betah berlama-lama gelar tikar di atas rumput hijau.

Salah satu alasan kenapa Kebun Raya Bogor ramai banget tahun ini adalah hadirnya program spesial bertajuk “Poelang Kampeong”. Program yang berlangsung dari tanggal 21 sampai 29 Maret 2026 ini sengaja dibuat buat mengobati rasa kangen masyarakat yang nggak sempat mudik. Pengelola menyulap area Taman Reinwardt jadi kawasan yang kental dengan nuansa tradisional.

Dalam program ini, ada empat zona seru yang bisa dijelajahi pengunjung:

  1. Kampung Rasa: Isinya berbagai macam kuliner khas Nusantara dari UMKM lokal. Mulai dari Mie Kocok Bandung yang segar sampai Papeda gulung dari Papua ada di sini.

  2. Kampung Budaya: Menampilkan pertunjukan seni seperti tari Jaipong, Reog Ponorogo, hingga Ondel-ondel yang interaktif.

  3. Kampung Kumpul: Area santai buat keluarga yang mau piknik tenang tanpa banyak aktivitas berat.

  4. Kampung Bermain: Zona nostalgia yang isinya permainan tradisional seperti egrang, bakiak, dan engklek. Seru banget buat mengenalkan anak-anak sama permainan zaman dulu.

Senior Manajer Operasional PT Mitra Natura Raya, Afandika Akbar Utama, menyebutkan kalau tren positif ini memang sudah diprediksi sebelumnya. Menurut beliau, pada H+3 Lebaran saja kenaikan sudah tembus di angka 40 persen. Targetnya nggak tanggung-tanggung, pengelola mengincar total 100 ribu pengunjung selama masa liburan ini, dengan rata-rata 10 ribu orang per harinya.

“Kami melihat antusiasme yang luar biasa. Program Poelang Kampeong memang kami desain supaya pengunjung tetap bisa merasakan hangatnya suasana kampung halaman meskipun mereka sedang berada di tengah kota Bogor,” ungkap Afandika dalam keterangannya yang dilansir dari Antara (24/3/2026).

Senada dengan itu, pengelola juga sudah menambah berbagai fasilitas demi kenyamanan bersama. Loket pembelian tiket ditambah agar antrean nggak mengular terlalu panjang. Selain itu, ada tambahan sekitar 180 unit sepeda yang bisa disewa, terutama buat anak-anak yang mau keliling area kebun seluas 87 hektar ini tanpa capek.

Kenaikan ini juga mendapat respons positif dari para pelaku usaha di sekitar Bogor. Banyak yang merasa ekonomi lokal kembali berdenyut kencang berkat banyaknya wisatawan yang datang. Salah satu pengunjung asal Jakarta, Shinta, mengaku lebih memilih ke Kebun Raya Bogor karena aksesnya yang gampang dicapai pakai Commuter Line.

“Tadi sempat coba main bakiak di Kampung Bermain, seru banget. Anak-anak juga senang bisa lari-larian di rumput yang luas. Walaupun ramai, tapi karena areanya besar, jadi tetap merasa nyaman dan nggak sumpek,” kata Shinta saat ditemui di lokasi.

Di sisi lain, pengamat pariwisata juga melihat fenomena ini sebagai bukti kalau masyarakat sekarang lebih suka wisata edukatif yang punya nilai sejarah dan alam. Kebun Raya Bogor bukan cuma sekadar taman, tapi pusat riset dan konservasi yang bikin liburan jadi lebih bermanfaat.

Libur Lebaran memang momen paling pas buat kumpul bareng orang tersayang. Dengan kenaikan pengunjung yang signifikan ini, Kebun Raya Bogor sukses membuktikan kalau alam dan tradisi tetap punya tempat spesial di hati masyarakat Indonesia.

Sumber:

Gunung Munara Bogor, Spot Pendakian Murah dengan View Alam yang Instagramable

Cuma 30 Detik! Teknik Plank untuk Membakar Lemak dan Membentuk Otot Perut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *