Jakarta – Nama Higround makin sering muncul di obrolan gamer, kreator konten, sampai pelaku industri esports dunia. Brand periferal gaming asal Amerika Serikat ini berhasil membangun identitas kuat lewat desain nyentrik, kualitas premium, dan strategi kolaborasi yang rapi. Bukan sekadar jualan keyboard, Higround tampil sebagai lifestyle brand yang paham betul cara merangkul komunitas.
Didirikan oleh Rustin Sotoodeh dan Kha Lu, Higround hadir dengan misi sederhana: bikin periferal gaming yang bukan cuma enak dipakai, tapi juga enak dilihat. Konsep ini bikin produk mereka beda dari kebanyakan keyboard gaming di pasaran yang cenderung monoton. Higround memadukan performa tinggi dengan sentuhan seni, pop culture, dan streetwear, sehingga produknya terasa lebih personal dan punya cerita.
Diakuisisi 100 Thieves, Lompatan Besar Higround
Langkah besar Higround terjadi saat organisasi esports raksasa 100 Thieves resmi mengakuisisi brand ini. Akuisisi tersebut jadi titik balik penting karena membuka akses Higround ke jaringan global, komunitas besar, serta sumber daya yang jauh lebih luas. 100 Thieves melihat Higround bukan cuma sebagai produsen keyboard, tapi sebagai brand gaya hidup yang sejalan dengan kultur esports modern.
Sejak masuk ke dalam ekosistem 100 Thieves, strategi ekspansi Higround terasa makin agresif. Mereka rajin merilis edisi kolaborasi terbatas, menggandeng IP besar seperti Attack on Titan, Dragon Ball Z, Pokémon, Sonic, sampai Minecraft. Pola rilis terbatas ini bikin produk Higround sering sold out dalam waktu singkat, memicu efek FOMO di kalangan kolektor dan gamer.
Strategi Produk: Limited Drop + Kolaborasi Ikonik
Salah satu kunci sukses Higround adalah strategi limited drop. Mereka tidak memproduksi dalam jumlah masif, melainkan merilis koleksi tertentu dalam stok terbatas. Cara ini bikin produk terasa eksklusif dan bernilai tinggi. Bagi komunitas gaming, punya keyboard Higround bukan sekadar alat kerja, tapi juga bagian dari identitas.
Kolaborasi dengan brand besar dan franchise populer juga memperluas jangkauan pasar. Lewat kerja sama dengan 100 Thieves, Higround merilis Vantage Collection yang langsung mencuri perhatian karena desainnya yang futuristik dan sentuhan esports lifestyle. Koleksi ini dipasarkan secara global melalui website resmi dan jaringan ritel besar, memperkuat posisi Higround di pasar internasional.
Komunitas Jadi Pondasi Utama
Berbeda dengan banyak brand yang fokus ke iklan besar-besaran, Higround justru membangun kekuatan dari komunitas. Mereka aktif melibatkan gamer, kreator, dan atlet esports dalam proses promosi. Testimoni dari pro player dan streamer ternama ikut mendorong kepercayaan pasar.
IITZTIMMY, salah satu kreator Apex Legends, menyebut keyboard Higround memberi sensasi lebih cepat dan mulus saat dipakai kompetisi. Menurutnya, kualitas build dan respons tombol bikin performa lebih maksimal. Pendapat serupa juga datang dari Kyedae, kreator gaming yang menilai Higround sebagai salah satu keyboard dengan kualitas out-of-box terbaik di kelasnya.
Dari sisi komunitas, banyak gamer di forum Reddit menyebut Higround sebagai brand yang punya desain paling berani. Salah satu pengguna menulis, “Higround bukan cuma keyboard, tapi karya seni di meja kerja. Rasanya beda kalau main pakai ini.” Komentar semacam ini menunjukkan bahwa pendekatan emosional Higround berhasil membangun loyalitas penggemar.
Ekspansi Global dan Distribusi Multikanal
Untuk menguasai pasar global, Higround tidak hanya mengandalkan penjualan online. Mereka memperluas distribusi ke jaringan ritel besar seperti Best Buy dan Micro Center di Amerika Serikat, sekaligus membuka toko online internasional untuk menjangkau pasar Eropa dan Asia.
Model direct-to-consumer lewat platform e-commerce bikin Higround punya kontrol penuh atas branding dan pengalaman pelanggan. Dari kemasan, konten media sosial, sampai pelayanan purna jual, semuanya dirancang konsisten dengan citra premium yang mereka bangun.
Tantangan: Persaingan Ketat dan Ekspektasi Tinggi
Meski pertumbuhannya pesat, Higround tetap menghadapi tantangan besar. Pasar periferal gaming global diisi pemain raksasa seperti Logitech, Razer, SteelSeries, hingga Corsair. Untuk bersaing, Higround harus terus menjaga kualitas, inovasi, dan konsistensi desain.
Selain itu, ekspektasi konsumen terhadap layanan purna jual juga makin tinggi. Beberapa pengguna di forum online sempat mengeluhkan soal software dan dukungan teknis. Meski jumlahnya kecil, isu semacam ini jadi pengingat penting bahwa ekspansi global harus diimbangi dengan layanan pelanggan yang solid.
Masa Depan Higround di Industri Esports
Dengan dukungan 100 Thieves, jaringan kolaborasi global, serta komunitas yang loyal, masa depan Higround terlihat cerah. Brand ini bukan cuma menjual produk, tapi membangun kultur. Mereka paham bahwa esports bukan hanya soal menang dan kalah, tapi juga gaya hidup, ekspresi diri, dan koneksi antar komunitas.
Langkah cerdas Higround menggabungkan desain, performa, dan storytelling menjadikan mereka salah satu brand periferal paling menarik saat ini. Jika konsisten menjaga kualitas dan inovasi, bukan mustahil Higround akan jadi pemain utama di pasar esports global dalam beberapa tahun ke depan.
Sumber:
