Warga Bogor akhirnya bisa kembali menikmati layanan transportasi massal andalan, BISKITA Trans Pakuan, yang kini beroperasi lagi dengan nama baru, Bis Trans Metro Pakuan. Kehadiran armada ini jadi angin segar buat mobilitas harian, mulai dari pekerja, pelajar, sampai warga yang ingin keliling kota tanpa ribet. Selain nyaman, rute yang disiapkan juga menjangkau banyak titik strategis.
Kembalinya operasional BISKITA ini disambut positif karena sempat berhenti sejak awal Januari 2025. Pemerintah Kota Bogor memastikan layanan ini kembali jalan dengan dukungan anggaran daerah, supaya masyarakat tetap punya opsi transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau .
BISKITA merupakan bagian dari program Buy The Service (BTS) yang sebelumnya digagas Kementerian Perhubungan. Di Bogor, layanan ini dikenal sebagai BISKITA Trans Pakuan, sebelum akhirnya bertransformasi menjadi Bis Trans Metro Pakuan di bawah pengelolaan Pemkot Bogor.
Perubahan nama ini bukan sekadar ganti label. Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, menjelaskan kalau peralihan nama menandai perubahan pengelolaan, dari pusat ke daerah, sekaligus jadi identitas kebanggaan warga Bogor. Nama “Trans Metro Pakuan” diambil dari sejarah dan karakter Kota Bogor yang erat dengan Kerajaan Pajajaran .
Daftar Rute BISKITA Kota Bogor
Saat ini, BISKITA di Kota Bogor melayani beberapa koridor utama yang menghubungkan kawasan pemukiman, pusat aktivitas, hingga area transportasi publik. Berikut rute-rute yang paling banyak dipakai:
1. Koridor 1: Terminal Bubulak – Cidangiang
Rute ini jadi andalan warga Bogor Barat dan Bogor Tengah. Bus melintas di sejumlah titik padat seperti Jalan KH Abdullah Bin Nuh, Jalan Pajajaran, hingga kawasan Cidangiang. Cocok buat pekerja kantoran dan pelajar yang tiap hari wara-wiri.
2. Koridor 2: Terminal Bubulak – Ciawi
Rute ini menghubungkan wilayah barat ke selatan Bogor, melewati kawasan strategis seperti Yasmin, Tajur, sampai Ciawi. Banyak penumpang memanfaatkan jalur ini untuk keperluan kerja, belanja, hingga akses ke terminal antarkota.
3. Koridor 3: Terminal Bubulak – Sukasari/Lawang Gintung
Koridor ini melayani kawasan permukiman padat dan pusat kuliner. Jalurnya cukup panjang, sekitar 25 kilometer, dan jadi favorit warga yang ingin ke pusat kota tanpa harus bawa kendaraan pribadi .
4. Koridor 4: Ciawi – Pomad/Ciparigi
Rute terpanjang dengan jarak sekitar 36 kilometer ini menghubungkan wilayah selatan hingga utara Bogor. Cocok buat mobilitas lintas kawasan dan jadi solusi buat yang ingin menghindari macet.
Ke depan, Pemkot Bogor masih menyiapkan pengembangan koridor tambahan supaya jangkauan layanan makin luas dan merata.
Jadwal Operasional Terbaru
BISKITA Kota Bogor beroperasi setiap hari, termasuk akhir pekan dan hari libur nasional. Jadwalnya disusun supaya fleksibel dan menyesuaikan jam sibuk warga.
Jam Operasional Umum:
-
Pagi: 05.00 – 10.00 WIB
-
Siang: 10.00 – 15.00 WIB
-
Sore – Malam: 15.00 – 21.00 WIB
Headway atau jarak kedatangan bus rata-rata sekitar 10–15 menit, tergantung kondisi lalu lintas. Di jam sibuk pagi dan sore, armada biasanya ditambah supaya antrean penumpang tetap terurai.
Menurut Dishub Kota Bogor, jumlah armada yang disiapkan berkisar 17–25 unit bus, menyesuaikan kebutuhan di tiap koridor. Targetnya, waktu tunggu penumpang bisa makin singkat dan perjalanan jadi lebih nyaman .
Fasilitas di Dalam Bus
Soal kenyamanan, BISKITA termasuk unggul di kelasnya. Setiap armada sudah dibekali:
- AC dingin
- CCTV untuk keamanan
- Kursi prioritas
- Ruang khusus difabel dan stroller
- Tombol pemberhentian
- Informasi rute digital
Kehadiran fasilitas ini bikin perjalanan lebih aman, nyaman, dan ramah semua kalangan, termasuk lansia dan penyandang disabilitas.
Tarif dan Cara Naik BISKITA
Untuk sementara, tarif BISKITA di Kota Bogor masih mendapat subsidi dari pemerintah daerah. Skema tarif sedang dikaji supaya tetap terjangkau dan berkelanjutan.
Penumpang bisa naik dari halte resmi di sepanjang rute. Pembayaran dilakukan secara non-tunai menggunakan kartu uang elektronik yang umum dipakai di transportasi publik.

