Banyak orang mikir kalau puasa itu artinya harus stop olahraga total karena takut lemas atau dehidrasi. Padahal, menjaga tubuh tetap gerak justru kunci supaya badan nggak gampang pegal dan metabolisme tetap lancar. Tapi pertanyaannya, kapan sih waktu yang paling pas buat gerak tanpa bikin puasa kita berantakan?
Ternyata, nggak ada satu waktu tunggal yang cocok buat semua orang. Semua balik lagi ke kondisi fisik dan jadwal masing-masing. Yuk, kita bedah pilihan waktunya!
1. Ngabuburit Sambil Gerak (30-60 Menit Sebelum Berbuka)
Ini salah satu waktu favorit banyak orang. Olahraga menjelang berbuka bikin kita nggak perlu nunggu lama buat isi ulang energi dan cairan.
-
Kelebihan: Begitu selesai, langsung bisa minum dan makan. Lemak yang dibakar juga lebih maksimal karena kondisi perut kosong.
-
Catatan: Pilih olahraga intensitas rendah seperti jalan santai atau stretching. Jangan paksa lari maraton ya, karena cadangan gula darah lagi di titik terendah.
2. Setelah Berbuka (2-3 Jam Setelah Makan)
Kalau kamu tim yang pengen olahraga agak berat, waktu ini paling ideal. Setelah makan dan minum, tubuh punya “bahan bakar” lagi buat kerja keras.
-
Kelebihan: Tenaga lebih powerfull dan risiko dehidrasi minim banget. Kamu bisa angkat beban atau kardio yang lebih kencang.
-
Catatan: Kasih jeda minimal 2 jam setelah makan besar supaya perut nggak kram atau mual.
3. Sebelum Sahur
Buat yang terbiasa bangun pagi banget, olahraga sebelum sahur bisa jadi opsi menarik. Udara masih segar dan tubuh masih punya sisa energi dari makan malam.
-
Kelebihan: Bikin mata lebih melek dan siap menjalani aktivitas seharian.
-
Catatan: Pastikan langsung minum banyak air pas sahur buat modal hidrasi sepanjang hari.
Dosen Departemen Gizi Kesehatan UGM, Tony Arjuna, sempat menjelaskan kalau olahraga pas puasa itu oke-oke aja, tapi harus pinter liat situasi. Menurutnya, kalau baru awal-awal puasa, jangan langsung dihajar olahraga berat. Tubuh butuh adaptasi sama perubahan pola makan.
Di sisi lain, Dosen FK UM Surabaya, Tika, juga nyaranin buat olahraga sekitar 30 menit aja sebelum berbuka. Menurutnya, jalan cepat atau bersepeda santai udah cukup banget buat bikin badan segar tanpa bikin tumbang.
“Waktu sebelum berbuka bisa jadi pilihan karena kita bisa segera mengganti cairan yang hilang. Tapi kuncinya tetap di durasi; 30 menit itu sudah cukup banget buat jaga kebugaran,” jelasnya dalam sebuah sesi edukasi kesehatan.
Nggak ada alasan buat jadi “kaum rebahan” total selama Ramadan. Kamu bisa pilih waktu ngabuburit buat olahraga santai atau malam hari buat yang lebih intens. Yang penting konsisten dan tahu batas.
Link Referensi: https://dinkes.bandaacehkota.go.id/2025/03/03/olahraga-saat-puasa-waktu-terbaik/ https://www.um-surabaya.ac.id/article/dosen-fk-um-surabaya-ini-waktu-terbaik-berolahraga-saat-berpuasa
