Momen Jose Mourinho Menenangkan Vinicius yang Mogok Bermain Usai Dugaan Ejekan Rasis

Pertandingan panas Liga Champions antara Benfica dan Real Madrid di Estadio da Luz (18/02/2026) mendadak berubah jadi panggung drama yang emosional. Bukan cuma soal skor tipis 1-0 buat kemenangan El Real, tapi aksi Jose Mourinho yang turun tangan langsung buat nenangin Vinicius Junior jadi sorotan utama netizen di seluruh dunia.

Kejadian ini bermula pas Vini Jr mencetak gol cantik di menit ke-52. Alih-alih lanjut main, bintang Brasil ini malah dapet serangan verbal yang diduga kuat berbau rasis dari pemain Benfica, Gianluca Prestianni. Merasa nggak terima, Vini sempat “mogok” dan milih duduk di pinggir lapangan sebagai bentuk protes keras.

Di tengah situasi yang lagi panas-panasnya, ada pemandangan nggak biasa. Jose Mourinho, yang sekarang jadi bos Benfica, langsung nyamperin Vinicius ke bangku cadangan Madrid. Padahal, suasana stadion lagi kacau dan wasit Francois Letexier baru aja aktifin protokol rasisme FIFA.

Mourinho terlihat ngobrol serius tapi tetap kalem bareng Vini. Lewat wawancara bareng Amazon Prime, pelatih yang dijuluki The Special One itu ngaku kalau dia coba kasih perspektif lain ke Vini biar nggak terlalu larut dalam emosi negatif.

“Saya memberi tahu, ‘Ketika kamu mencetak gol seperti itu, rayakanlah dengan cara yang terhormat’. Ketika dia berdebat tentang rasisme, saya mengatakan kepadanya bahwa orang terbesar [Eusebio] dalam sejarah klub ini adalah orang kulit hitam. Klub ini, sama sekali bukan klub rasis” ujar Mourinho. (sumber: CNN Indonesia

Nggak cuma Mourinho yang angkat bicara. Rekan setim Vini di Real Madrid, Trent Alexander-Arnold, langsung pasang badan. Dia nyebut kejadian ini sebagai “aib buat dunia sepak bola.” Trent ngerasa kalau Vini udah sering banget jadi sasaran empuk, tapi perlindungannya masih minim.

Di sisi lain, bek legendaris Alan Shearer yang lagi bertugas buat BBC Sports juga ikut ngasih pandangannya. Menurut Shearer, apa yang dilakuin Mourinho itu langkah yang berkelas banget.

“Kita semua lihat Mourinho turun ke bawah, ngobrol sama staf Madrid dan Vini sendiri buat bikin suasana adem. Itu sisi kepemimpinan yang jarang orang sadari dari dia,” kata Shearer.

Insiden ini nambah panjang daftar serangan rasis yang diterima Vinicius. Lewat postingan di Instagram pribadinya setelah laga, Vini nggak tinggal diam. Dia nulis kalau rasis itu pengecut karena harus sembunyi di balik jersey pas ngomong kasar.

Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) juga langsung gercep ngasih dukungan lewat media sosial X (dulu Twitter), nyatain kalau Vini nggak sendirian dan apa yang dia lakuin adalah bentuk keberanian yang luar biasa.

Sumber:

Penampilan Gemilang Farhan Halim di Liga Voli Jepang

Inilah 7 Tanda Anak Tumbuh Bahagia karena Pola Asuh Orang Tua yang Baik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *