Voli tanah air makin panas nih! Buat kalian para pencinta smash keras dan blok akurat, siap-siap karena gelaran SEA V-League 2026 bakal segera bergulir. Yang bikin makin seru, Indonesia resmi ditunjuk jadi tuan rumah buat Leg 2 kategori putra.
Ini bukan cuma soal pertandingan biasa, tapi ajang pembuktian buat Skuad Garuda di depan pendukung sendiri. Penasaran kapan jadwalnya dan siapa aja yang bakal jadi lawan berat Indonesia? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini!
Jadwal Lengkap SEA V-League 2026: Indonesia Jadi Host!
Berdasarkan rilis resmi dari PBVSI dan kalender voli Asia Tenggara, kompetisi tahun ini tetap dibagi jadi dua putaran atau leg. Untuk kategori putra, persaingan bakal dimulai di Filipina sebelum akhirnya pindah ke tanah air.
Jadwal Timnas Voli Putra:
-
Leg 1 (Filipina): 15 – 19 Juli 2026
-
Leg 2 (Indonesia): 22 – 26 Juli 2026
Jadwal Timnas Voli Putri:
Buat tim putri, perjuangan Megawati Hangestri dan kawan-kawan bakal dimulai sedikit lebih lambat dari tim putra:
-
Leg 1 (Vietnam): 31 Juli – 2 Agustus 2026
-
Leg 2 (Thailand): 7 – 9 Agustus 2026
Ada yang beda di SEA V-League 2026 kali ini. Kalau biasanya kita cuma lihat “Big 4” (Indonesia, Thailand, Vietnam, dan Filipina), sekarang jumlah pesertanya nambah. Untuk kategori putra, total ada 6 tim yang bakal saling sikut demi gelar juara.
Lawan-lawan yang bakal dihadapi Indonesia antara lain Thailand, Vietnam, Filipina, Kamboja dan Myanmar.
Kabar burung soal pergantian nahkoda di tubuh Timnas Voli Indonesia juga jadi sorotan. Nama Marco Antonio Queiroga santer disebut bakal menggantikan Jeff Jiang Jie buat menangani Skuad Garuda.
Luciana Taroreh, Manajer Timnas di edisi sebelumnya, sempat kasih catatan penting soal performa tim. Menurutnya, masalah utama yang harus diberesin adalah konsistensi.
“Kita sering mulai dengan semangat tinggi, tapi pas di poin-poin krusial, receive dan transisi serangan kita suka goyang. Ini yang harus diperbaiki kalau mau juara di kandang sendiri,” ungkapnya dalam sebuah kesempatan evaluasi.
Sementara itu, asisten pelatih Erwin Rusni juga menekankan kalau bongkar pasang pemain adalah hal yang wajar demi mencari komposisi terbaik. Dia bilang kalau target besar bukan cuma di SEA V-League, tapi juga buat persiapan jangka panjang menuju ajang yang lebih tinggi.
Main di Indonesia jelas jadi keuntungan besar. Dukungan suporter yang dikenal “berisik” dan militan pasti bikin mental lawan ciut. Tahun 2025 lalu, Indonesia sukses berbagi gelar dengan Thailand, di mana kita berhasil jadi yang terbaik saat main di Jakarta.
Tahun 2026 ini, ekspektasi publik jelas lebih tinggi. Apalagi dengan kehadiran pemain-pemain senior seperti Rivan Nurmulki dan Farhan Halim yang kabarnya masih jadi tumpuan utama bareng talenta-talenta muda dari Proliga.
Jangan sampai kelewatan ya, ajang ini juga jadi pemanasan sebelum timnas terjun ke AVC Nations Cup 2026. Buat kalian yang mau nonton langsung, pantengin terus update soal penjualan tiketnya, biasanya bakal ludes dalam hitungan jam!
Sumber:
