Ciletuh bukan cuma sekadar tempat wisata biasa, tapi sudah jadi ikon global yang bikin bangga warga Jawa Barat. Kawasan yang punya luas sekitar 128.000 hektar ini sukses mengantongi status UNESCO Global Geopark (UGG) karena keunikan geologinya yang jarang ditemukan di tempat lain. Kalau main ke sini, mata bakal dimanjain sama perpaduan komplit antara hamparan laut biru, tebing-tebing raksasa, sampai deretan air terjun yang estetik banget buat masuk feed media sosial.
Salah satu titik paling favorit wisatawan adalah Puncak Darma. Dari ketinggian sekitar 230 meter di atas permukaan laut, hamparan Teluk Ciletuh yang berbentuk mirip tapal kuda kelihatan jelas banget. Banyak yang bilang pemandangan dari sini mirip kayak lukisan hidup karena gradasi warna laut dan hijaunya hutan menyatu sempurna.
Selain itu, ada Bukit Panenjoan yang sering disebut sebagai amfiteater alami. Lokasi ini jadi tempat paling pas buat menikmati sunset tanpa perlu capek trekking berat. Buat yang suka main air, Ciletuh punya banyak “hidden gem” berupa curug atau air terjun. Mulai dari Curug Cimarinjung yang aliran airnya gagah banget di antara bebatuan purba, sampai Curug Sodong yang punya karakter unik dengan gua di belakang aliran airnya.
Banyak pelancong yang merasa perjalanan jauh menuju Sukabumi selatan terbayar lunas begitu sampai di lokasi. Melansir dari ulasan di platform Explorer.id, seorang traveler bernama Silvira memberikan testimoni positifnya mengenai pengalaman di sana.
“Destinasinya paling best sih! View-nya bikin speechless. Dari tebing Panenjoan bisa lihat laut, sawah, bukit, semuanya kayak lukisan hidup,” tulis Silvira dalam ulasannya pada awal 2026.
Nggak cuma soal pemandangan, kenyamanan infrastruktur juga mulai meningkat. Jalur sabuk bumi yang berkelok-kelok sekarang sudah jauh lebih mulus, bikin perjalanan darat jadi sesi road trip yang menyenangkan. Meskipun medannya cukup menantang dengan tanjakan curam, sensasi berkendara dengan pemandangan langsung ke arah laut jadi daya tarik tersendiri.
Upaya Pelestarian dan Masa Depan Ciletuh
Pemerintah Kabupaten Sukabumi bareng pihak swasta terus berusaha menjaga status UNESCO ini. Bukan cuma soal jualan wisata, tapi juga edukasi dan konservasi alam. Mengutip dari laman resmi Bappeda Jabar, keterlibatan komunitas lokal jadi kunci utama. Warga setempat sekarang banyak yang beralih profesi jadi pemandu wisata atau pengelola homestay, yang secara nggak langsung bikin ekonomi lokal muter lebih kencang.
Salah satu fokus utama ke depan adalah menjaga kebersihan area pantai. Meski sudah sangat cantik, beberapa titik di Pantai Palangpang terkadang masih terkendala sampah saat musim hujan tiba. Kesadaran pengunjung buat nggak buang sampah sembarangan jadi hal yang paling ditekankan oleh para pengelola di sana.
Sumber:
- Catperku (2026). Panduan Wisata Ke Geopark Ciletuh Sukabumi Jawa Barat.
- Explorer.id (2026). Review Trip Geopark Ciletuh Sukabumi.
- BAPPEDA Jabar (2024). Geopark Ciletuh Penuh Kriteria Taman Bumi Dunia Versi UNESCO.
- Trenggalek Jenggelek – Jawa Pos (2026). Pesona Wisata Pesisir Selatan Jawa Barat.
