Cara Pembuatan Peuyeum Bandung

Kuliner khas Jawa Barat ini punya tekstur empuk, rasa manis yang legit, dan aroma tape yang khas banget. Meskipun jajanan tradisional, peuyeum tetap punya tempat spesial di hati para pecinta kuliner karena rasanya yang nggak lekang oleh waktu. Sering banget kita lihat peuyeum digantung berjejer di pinggir jalan daerah Cipatat atau pusat oleh-oleh Bandung, tapi tau nggak sih kalau bikin peuyeum itu butuh kesabaran ekstra dan teknik yang pas supaya hasilnya nggak gagal?

Rahasia di Balik Kelezatan Peuyeum Singkong

Beda sama tape singkong biasa yang teksturnya cenderung basah dan berair, peuyeum Bandung punya karakteristik yang lebih kering dan tahan lama. Hal ini disebabkan oleh cara pengolahannya yang masih mempertahankan tradisi turun-temurun. Kunci utamanya ada pada pemilihan bahan baku dan kebersihan selama proses fermentasi berlangsung.

Penasaran gimana cara bikinnya biar hasilnya manis dan nggak asem? Yuk, kita bedah langkah-langkahnya secara detail.

Langkah-Langkah Pembuatan Peuyeum Bandung

  1. Pemilihan Singkong Berkualitas Nggak semua singkong bisa jadi peuyeum enak. Para perajin biasanya pakai singkong mentega atau singkong yang sudah cukup umur tapi belum terlalu tua. Singkong harus utuh, nggak cacat, dan ukurannya seragam biar matangnya barengan. Setelah dikupas, singkong harus dicuci bersih banget sampai lendirnya hilang.
  2. Proses Perebusan yang Pas Singkong yang udah bersih kemudian direbus dalam wadah besar. Tekniknya nggak cuma sekadar empuk, tapi singkong harus mencapai tingkat kematangan sekitar 80% sampai 90%. Jangan sampai terlalu lembek atau hancur karena bakal susah saat proses fermentasi dan teksturnya jadi kurang cantik pas digantung.
  3. Pendinginan dan Penirisan Ini tahap yang sering disepelekan padahal krusial banget. Singkong yang udah direbus harus ditiriskan sampai benar-benar dingin dan kering. Kalau ragi ditaburkan saat singkong masih panas, bakteri ragi malah mati dan proses fermentasi bakal gagal total. Biasanya, singkong didiamkan di atas tampah bambu semalaman.
  4. Pemberian Ragi secara Merata Ragi yang dipakai adalah ragi khusus tape. Caranya, ragi dihaluskan dulu sampai jadi bubuk halus, terus ditaburkan secara merata ke seluruh permukaan singkong. Pastikan nggak ada bagian yang terlewat supaya manisnya merata.
  5. Fermentasi dalam Wadah Tertutup Singkong yang udah diragi kemudian disusun rapi di dalam wadah yang dialasi daun pisang. Daun pisang ini bukan cuma hiasan, tapi nambah aroma wangi yang khas. Setelah itu, tutup rapat dan diamkan selama 2 sampai 3 hari di tempat yang nggak terkena sinar matahari langsung.

Menurut Kang Asep, salah satu pengusaha peuyeum di kawasan Cibeuyeum, menjaga kebersihan adalah harga mati. “Kalau tangan kita kotor atau ada sisa minyak di wadah, peuyeumnya bisa berubah jadi pahit atau bahkan berjamur hitam. Itu yang bikin peuyeum gagal jual,” ujarnya lewat wawancara singkat di platform komunitas kuliner lokal.

Selain itu, menurut ulasan dari laman Budaya Indonesia, peuyeum Bandung punya nilai sejarah yang kuat sebagai simbol ketahanan pangan warga lokal sejak dulu. Keunikannya yang bisa digantung menjadikannya ikon wisata yang estetik sekaligus praktis buat dibawa pulang sebagai buah tangan.

Seorang food blogger ternama juga sempat berkomentar di salah satu artikel DetikFood bahwa daya tarik peuyeum ada pada multifungsinya. Peuyeum nggak cuma enak dimakan langsung, tapi bisa diolah jadi colenak, bolu peuyeum, sampai campuran es campur yang seger banget.

Tips Biar Peuyeum Hasilnya Maksimal

Banyak orang yang nyoba bikin sendiri di rumah tapi hasilnya malah asem. Kenapa ya? Biasanya itu karena suhu ruangan yang terlalu panas atau raginya yang kualitasnya kurang bagus. Pastikan kamu pakai ragi yang masih baru dan aktif. Selain itu, jangan sering-sering buka tutup wadah selama proses fermentasi karena bisa mengganggu kerja mikroorganisme di dalamnya.

Setelah peuyeum jadi, cara penyimpanannya juga penting. Kalau mau tetap teksturnya pas, gantung peuyeum di tempat yang sirkulasi udaranya bagus. Jangan dimasukkan ke dalam plastik tertutup rapat dalam waktu lama karena uap airnya bisa bikin peuyeum cepat busuk.

Bikin Peuyeum Bandung itu sebenarnya gampang-gampang susah. Butuh ketelatenan dan perasaan yang pas. Dengan mengikuti cara di atas, kamu bisa ngerasain sensasi manis madu alami yang keluar dari hasil fermentasi singkong yang sempurna. Selain jadi camilan enak, peuyeum juga punya manfaat buat pencernaan karena kandungan probiotiknya yang tinggi.

Jadi, tertarik buat nyoba bikin sendiri atau mending langsung meluncur ke Bandung buat borong peuyeum yang udah jadi? Yang pasti, kuliner satu ini bakal selalu jadi juara di hati kita semua.

Sumber:

  1. Budaya-Indonesia.org – Sejarah dan Teknik Tradisional Peuyeum Bandung.

  2. Wawancara Komunitas Kuliner Jawa Barat.

  3. DetikFood – Ragam Olahan Peuyeum yang Lagi Viral.

Dari Singkong Jadi Istimewa, Cerita di Balik Peuyeum Bandung

Menjelajah Gunung Kapur Ciampea, Spot Hiking Favorit dengan View Eksotis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *