Aksi Relawan Mandiri Himpunan Alumni IPB (ARM HA-IPB) berhasil mencapai Desa Goti dan Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (17/1), yang kondisinya masih amat memprihatinkan. Bersama mitra Wahana Muda Indonesia (WMI), ARM HA-IPB menyalurkan paket perlengkapan keluarga (family kit) untuk 60 keluarga (sekitar 240 jiwa) di kedua desa tersebut.
“Lokasi dua desa ini amat sulit untuk diakses, tetapi Alhamdulillah ARM HA-IPB dapat memenuhi amanah para donatur untuk menyampaikan bantuan yang amat mereka perlukan,” ujar anggota Dewan Pembina ARM HA-IPB, Ir. Ivan Kuntara, yang menembus area bencana tersebut Bersama Ketua Bidang Manajemen Relawan ARM HA-IPB, Ir. Agus Susilo JP, Pengurus Bidang Penanggulangan Bencana, Dedy Lesmana, dan tim relawan WMI.
Desa masih gelap gulita karena aliran listrik belum pulih. Sebagian warga terdampak terpaka tinggal sementara di bangunan sekolah dasar yang disulap menjadi tempat pengungsian. Bantuan ini disambut antusias oleh warga, terutama kaum ibu. “Kami amat gembira karena setidaknya bantuan ini memberi harapan untuk hanakit kemhali” kata Alvlaro Mendova.
Dua lokasi ini memiliki akses yang cukup sulit, terutama setelah hujan dan material lumpur menutup sebagian besar jalan. Listrik pun belum normal sehingga masyarakat harus menyesuaikan diri tanpa energi listrik yang stabil.
Warga yang ditemui, termasuk ibu-ibu dan tokoh masyarakat, tampak menyambut kedatangan relawan dengan penuh haru. Seorang tokoh warga, Alvi Jaro Mendova, menyampaikan bahwa bantuan ini memberi mereka harapan baru untuk memulai fase pemulihan pascabanjir yang menghancurkan rumah dan fasilitas umum.
Sementara itu, Inra Dayani Tambunan, istri Lurah Sipange, menyebut bahwa di wilayahnya lebih dari 720 warga terdampak langsung, dengan 247 keluarga yang rumahnya hancur dan beberapa fasilitas umum seperti gereja dan masjid rusak parah. Ia juga menyampaikan adanya korban meninggal serta warga yang masih hilang pascabanjir yang melanda daerahnya.
Kolaborasi dengan Wahana Muda Indonesia (WMI)
Aksi ini bukan dilakukan sendirian ARM HA-IPB bermitra dengan Wahana Muda Indonesia untuk memperluas jangkauan bantuan dan memastikan distribusi yang cepat dan aman. Kolaborasi ini juga jadi contoh bagaimana organisasi relawan bisa bersinergi dengan lembaga lainnya demi dampak yang lebih besar.
Distribusi bantuan pun dilakukan lewat pasar lokal di Sibolga (ibu kota Kabupaten Tapanuli Tengah) agar pembelian paket perlengkapan keluarga bantu ekonomi lokal tetap berjalan. Strategi ini juga sesuai dengan kekinian prinsip kemanusiaan yang banyak disarankan oleh lembaga internasional soal respon bencana: mengutamakan kapasitas lokal agar berdampak lebih luas.
Sumber Berita: ARM HA-IPB — CAPAI GOTI dan SIPANGE, ARM HA-IPB Salurkan Paket Perlengkapan Keluarga untuk 240 Jiwa

