Lautan Biru Menyala! Ribuan Bobotoh Rayakan Konvoi Juara Persib Bandung Liga Super 2025/2026

Bandung – Kota Bandung kembali berubah menjadi lautan biru. Ribuan Bobotoh turun ke jalan merayakan keberhasilan Persib Bandung menjuarai Liga Super Indonesia musim 2025/2026. Euforia pecah sejak peluit panjang laga terakhir melawan Persijap Jepara dibunyikan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026).

Meski pertandingan berakhir tanpa gol, hasil imbang 0-0 sudah cukup mengantar Maung Bandung mengunci gelar juara sekaligus mencatat sejarah dengan raihan gelar liga secara beruntun. Stadion GBLA bergemuruh oleh nyanyian kemenangan, sementara bendera biru-putih berkibar di berbagai sudut tribun.

Tidak butuh waktu lama, suasana kemenangan merembet ke jalanan Kota Bandung. Ribuan Bobotoh dari berbagai daerah bergerak melakukan konvoi dengan sepeda motor, mobil, hingga berjalan kaki. Jalur utama seperti Dago, Pasopati, hingga kawasan Soekarno-Hatta dipadati massa pendukung yang ingin merayakan momen bersejarah tersebut. Klakson kendaraan bersahut-sahutan, flare menyala, dan lagu-lagu kebanggaan Persib menggema sepanjang malam.

Pemandangan khas pesta juara kembali terlihat. Banyak Bobotoh mengenakan jersey biru, membawa syal, dan mengibarkan bendera Persib berukuran besar dari atas kendaraan. Di beberapa titik, warga sekitar ikut keluar rumah menyaksikan arak-arakan suporter yang bergerak perlahan memenuhi jalan.

Kawasan Fly Over Pasopati menjadi salah satu titik yang paling ramai. Massa berkumpul sambil menyalakan flare dan kembang api yang menerangi langit malam Bandung. Sorak-sorai “Persib Juara!” terus terdengar tanpa henti. Meski kemacetan sempat terjadi, suasana tetap didominasi rasa bahagia dan kebersamaan antarsuporter.

Keberhasilan Persib musim ini memang terasa istimewa. Selain mengunci trofi Liga Super 2025/2026, Maung Bandung juga menegaskan dominasinya di sepak bola nasional. Tambahan satu poin dari laga pamungkas menjadi penutup perjalanan panjang musim yang dipenuhi konsistensi dan determinasi tinggi. Persib berhasil menjaga posisi puncak klasemen hingga akhir kompetisi dan mengukuhkan diri sebagai salah satu klub paling stabil dalam beberapa musim terakhir.

Bagi Bobotoh, gelar ini bukan sekadar angka atau statistik. Ada rasa bangga yang sulit disembunyikan setelah menyaksikan tim kesayangan mereka kembali berdiri di puncak.

Seorang Bobotoh asal Cimahi, Rizky (24), mengaku sengaja datang ke Bandung bersama teman-temannya untuk ikut merayakan konvoi.

“Ini bukan cuma soal juara, tapi soal kebanggaan. Kami mengikuti Persib dalam suka dan susah. Malam ini rasanya luar biasa, Bandung benar-benar hidup,” ujarnya di kawasan Dago.

Komentar serupa datang dari Siti Nurjanah (21), mahasiswa asal Kabupaten Bandung yang ikut merayakan kemenangan bersama keluarganya.

“Saya sampai merinding waktu lagu Persib dinyanyikan ribuan orang. Rasanya seperti semua orang bersatu. Semoga Persib terus berprestasi dan membawa nama Bandung lebih tinggi lagi,” katanya.

Di media sosial, euforia juga mengalir deras. Banyak penggemar mengunggah video konvoi dan suasana pesta juara. Sejumlah komentar menunjukkan kebanggaan yang sama.

Salah satu komentar yang ramai dibagikan berbunyi, “Juara deui, euy!”, sementara komentar lain menuliskan, “A three-peat champion, you’ll never sing that!” sebagai bentuk kebanggaan atas dominasi Persib musim ini.

Namun di balik perayaan, muncul pula pesan agar euforia tetap dibarengi tanggung jawab. Aparat keamanan terlihat berjaga di sejumlah titik guna memastikan arus konvoi berjalan tertib dan aman. Pengaturan lalu lintas dilakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan serta menghindari potensi gangguan di jalan raya.

Pelatih Persib sebelumnya juga pernah mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan dalam setiap bentuk perayaan. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kemenangan akan terasa lebih bermakna ketika dirayakan tanpa menimbulkan korban ataupun kerugian bagi masyarakat sekitar.

Malam kemenangan Persib akhirnya menjadi lebih dari sekadar pesta sepak bola. Jalanan Bandung berubah menjadi ruang bersama yang dipenuhi nyanyian, pelukan, dan rasa bangga. Dari tribun GBLA hingga sudut-sudut kota, warna biru menyala seolah menyampaikan satu pesan yang sama: Persib kembali berjaya dan Bobotoh selalu ada di belakangnya.

Bagi warga Bandung, malam itu akan dikenang sebagai malam ketika kota mereka kembali bersinar dalam warna kebanggaan.

Sumber: Detik Sport, IDN Times, SINDOnews, RRI, Liputan6, Medcom, tvOne News.

Kandungan Gula pada Nasi Putih dan Merah untuk Penderita Diabetes

Naik Sepeda Motor, Dedi Mulyadi Pimpin Awal Konvoi Juara Persib Liga Super 2025/2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *