Layvin Kurzawa Disorot Usai Persib Juara Super League, Ligue 1 Kirim Ucapan Selamat

Keberhasilan Persib Bandung menjuarai Super League 2025/2026 tidak hanya menggema di Indonesia, tetapi juga mendapat perhatian dari sepak bola Eropa. Salah satu nama yang ikut menjadi sorotan adalah bek asal Prancis, Layvin Kurzawa, yang menerima ucapan selamat langsung dari akun resmi Ligue 1 usai Maung Bandung memastikan gelar juara.

Persib memastikan diri menjadi kampiun setelah bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara pada laga pekan terakhir di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (23/5/2026). Tambahan satu poin sudah cukup untuk membawa tim asuhan Bojan Hodak finis di puncak klasemen dengan 79 poin dan unggul head-to-head atas pesaing terdekatnya. Gelar ini sekaligus memperpanjang dominasi Persib di kompetisi nasional dengan raihan juara liga secara beruntun.

Di tengah pesta kemenangan Bobotoh, perhatian publik tertuju kepada Layvin Kurzawa. Mantan pemain Paris Saint-Germain itu memang baru bergabung dengan Persib pada putaran kedua musim 2025/2026. Meski tidak menjalani musim penuh, kehadiran pemain berpengalaman asal Prancis tersebut dinilai memberikan warna baru pada sektor kiri pertahanan Persib.

Kurzawa datang ke Bandung dengan reputasi besar. Pemain kelahiran Fréjus, Prancis, itu pernah membela AS Monaco, Paris Saint-Germain, hingga tampil bersama tim nasional Prancis. Kariernya di Eropa dipenuhi trofi domestik sebelum akhirnya memilih tantangan baru di Indonesia bersama Persib.

Namun perjalanan Kurzawa bersama Persib tidak sepenuhnya mulus. Cedera hamstring yang dialaminya saat menghadapi Persija Jakarta membuat sang bek harus mengakhiri musim lebih cepat. Meski demikian, kontribusinya tetap diapresiasi. Sepanjang membela Persib, Kurzawa tampil dalam tujuh pertandingan dan menyumbang satu assist penting. Cedera itu memang menjadi pukulan, tetapi tidak menghapus perannya sebagai pemain yang membawa pengalaman internasional ke ruang ganti Maung Bandung.

Sorotan terhadap Kurzawa semakin besar ketika akun resmi Ligue 1 berbahasa Inggris mengunggah ucapan selamat setelah Persib menjadi juara. Dalam unggahan singkat tersebut, Ligue 1 menuliskan pesan sederhana namun penuh makna untuk sang pemain dan klubnya.

“Congratulations, @layvinkurzawa @persib.”

Ucapan itu segera menjadi perbincangan di media sosial. Banyak pendukung Persib menganggap momen tersebut sebagai simbol bahwa sepak bola Indonesia kini semakin mendapat perhatian internasional, terutama karena adanya pemain dengan rekam jejak Eropa seperti Kurzawa di kompetisi domestik.

Bagi Kurzawa sendiri, trofi bersama Persib menjadi catatan istimewa. Gelar Super League ini disebut sebagai trofi ke-20 dalam karier profesionalnya. Sebelumnya, sebagian besar koleksi juaranya diraih saat berseragam Paris Saint-Germain, termasuk beberapa gelar Ligue 1 dan kompetisi domestik Prancis lainnya.

Di Bandung, respons Bobotoh terhadap kabar tersebut pun sangat antusias. Kolom komentar media sosial dipenuhi ucapan bangga sekaligus apresiasi terhadap pemain bernomor punggung 3 itu.

Sejumlah komentar penggemar Persib menggambarkan suasana emosional tersebut.

“Bandung ayeuna lain ngan dipikawanoh ku Persib, tapi oge ku Ligue 1. Hatur nuhun Kurzawa!” tulis seorang Bobotoh di media sosial.

Komentar lain berbunyi, “Dulu lihat Kurzawa di PSG, sekarang dia juara bareng Persib. Rasanya luar biasa.”

Ada pula pendukung yang melihat kehadiran Kurzawa sebagai bukti meningkatnya daya tarik kompetisi Indonesia.

“Kalau Ligue 1 sampai ikut mengucapkan selamat, berarti Persib dan Super League mulai diperhatikan dunia.”

Euforia itu tidak muncul tanpa alasan. Persib memang menjalani musim yang penuh perjuangan. Mereka harus bersaing ketat hingga pekan terakhir sebelum akhirnya mengangkat trofi juara. Dukungan Bobotoh yang konsisten juga menjadi salah satu faktor penting dalam perjalanan tersebut.

Bagi Persib, gelar ini bukan sekadar trofi tambahan di lemari prestasi. Ini menjadi simbol konsistensi dan kekuatan klub dalam menjaga tradisi juara. Sementara bagi Layvin Kurzawa, keberhasilan bersama Persib membuka babak baru dalam kariernya—bahwa setelah bersinar di Eropa, ia masih mampu menjadi bagian dari kisah kemenangan di tanah Asia.

Ucapan selamat dari Ligue 1 mungkin hanya berupa satu kalimat singkat. Namun bagi Bobotoh dan Persib, pesan tersebut menjadi penegas bahwa gema juara Maung Bandung telah melintasi batas negara.

Sumber: DetikSport, Bola.com

Naik Sepeda Motor, Dedi Mulyadi Pimpin Awal Konvoi Juara Persib Liga Super 2025/2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *