Google Gemini terus mendapat pembaruan yang membuat pengalaman membuat konten berbasis AI jadi makin fleksibel. Salah satu fitur yang cukup menarik adalah opsi untuk menonaktifkan watermark yang terlihat pada hasil gambar, video, maupun musik yang dibuat melalui Gemini.
Fitur ini cocok buat pengguna yang ingin memakai hasil AI untuk presentasi, desain, materi promosi, atau kebutuhan konten tanpa terganggu logo Gemini di bagian gambar. BeritaSatu juga membahas pembaruan ini dan menjelaskan langkah sederhana untuk mematikannya.
Cara Menghapus Watermark AI di Google Gemini
Prosesnya cukup singkat dan tidak membutuhkan aplikasi tambahan. Pengguna hanya perlu mengubah pengaturan Media Watermark di akun Gemini. Berikut langkah yang bisa dicoba:
1. Buka Google Gemini
Masuk ke aplikasi Gemini melalui ponsel atau buka situs Gemini menggunakan browser. Pastikan sudah masuk menggunakan akun Google yang biasa dipakai untuk membuat konten AI.
2. Masuk ke menu Settings
Setelah Gemini terbuka, cari menu Settings atau Pengaturan. Pada versi web, menu pengaturan dapat ditemukan di bagian kiri bawah. Sementara pada perangkat mobile, pengguna bisa membuka menu terlebih dahulu untuk menemukan pengaturan.
3. Cari pilihan Media Watermark
Di dalam pengaturan, cari opsi bernama Media Watermark. Fitur ini mengatur apakah watermark yang terlihat akan ditampilkan pada media baru yang dibuat menggunakan Gemini.
4. Matikan Media Watermark
Geser tombol Media Watermark ke posisi nonaktif atau Off. Setelah pengaturan dimatikan, tanda Gemini yang terlihat pada hasil konten baru tidak akan ditampilkan.
5. Buat Konten Baru
Setelah pengaturan berubah, coba buat gambar atau media baru menggunakan Gemini. Jika fitur sudah tersedia pada akun dan wilayah pengguna, hasil baru akan tampil tanpa watermark visual Gemini.
Watermark Hilang, Tapi Jejak AI Tetap Ada
Ada hal penting yang perlu dipahami. Mematikan Media Watermark bukan berarti seluruh penanda AI ikut hilang. Google menjelaskan bahwa pengaturan ini hanya mengontrol watermark yang terlihat.
Konten yang dibuat atau diedit menggunakan Gemini tetap dapat memiliki SynthID, yaitu watermark digital yang tidak terlihat. Selain itu, Gemini juga menggunakan metadata Content Credentials (C2PA) untuk membantu memberikan informasi mengenai asal sebuah konten.
Jadi, pengguna tetap bisa mendapatkan tampilan visual yang lebih bersih tanpa menghilangkan sistem identifikasi di balik konten tersebut.
Tidak Semua Pengguna Bisa Mematikannya
Ketersediaan fitur juga bisa berbeda tergantung lokasi dan jenis akun. Menurut halaman bantuan resmi Google, pengguna di India, Korea Selatan, dan Vietnam hanya dapat melihat pengaturan tersebut jika menggunakan paket AI Ultra. Untuk akun kantor atau sekolah, opsi Media Watermark juga bisa saja tidak tersedia.
Karena itu, kalau menu tersebut belum muncul di akun Gemini, pengguna tidak perlu panik. Fitur dapat tersedia secara bertahap atau dibatasi berdasarkan wilayah dan jenis akun.
Buat kreator, desainer, pelajar, maupun pengguna yang sering membuat gambar AI, pembaruan ini cukup membantu. Hasil visual bisa terlihat lebih bersih untuk kebutuhan presentasi dan desain, sementara teknologi seperti SynthID tetap menjaga informasi mengenai asal konten.
Sumber: BeritaSatu – Cara Hapus Watermark AI di Google Gemini dan Google Gemini Help.
Meta Description:Â
SEO Keyword:Â


