Tubuh yang kuat tidak selalu dimulai dari latihan berat. Salah satu bagian yang sering luput diperhatikan justru berada di tengah tubuh, yaitu core. Area ini bukan hanya soal otot perut yang terlihat, tetapi terdiri dari kelompok otot yang membantu menjaga kestabilan tulang belakang, panggul, punggung, pinggul, hingga bokong.
Artikel Life & Health Network berjudul “The Importance of Core Muscle Fitness and How to Improve Yours” yang ditulis Dominique Wakefield, MA, CPT, membahas kenapa kekuatan core penting untuk aktivitas sehari-hari. Sumber tersebut menjelaskan bahwa core membantu menstabilkan tulang belakang sekaligus meneruskan tenaga antara bagian tubuh atas dan bawah.
Core Bukan Sekadar Otot Perut
Banyak orang menganggap core hanya berkaitan dengan abdominal atau otot perut. Padahal, cakupannya jauh lebih luas. Kelompok otot ini melibatkan bagian perut, dasar panggul, sisi tubuh, punggung, bokong, pinggul, dan panggul. Kesatuan kerja otot tersebut membantu tubuh tetap stabil ketika duduk, berdiri, berjalan, mengangkat benda, maupun melakukan aktivitas olahraga.
Kekuatan core yang kurang terlatih juga bisa membuat tubuh lebih mudah kehilangan kestabilan. Postur yang kurang baik dan pola gerak yang tidak tepat dapat memberi tekanan tambahan pada otot serta persendian. Karena itu, latihan core tidak hanya berkaitan dengan penampilan, tetapi juga bagaimana tubuh bergerak dengan lebih terkontrol.
Kebiasaan Duduk Bisa Mempengaruhi Postur
Salah satu hal menarik dari artikel tersebut adalah eksperimen sederhana saat duduk. Pembaca diajak duduk di tepi kursi, menapak dengan kedua kaki, meluruskan posisi tubuh, menarik bahu ke belakang, sedikit mengangkat dagu, lalu mengaktifkan otot bokong dan perut sambil tetap bernapas.
Posisi tersebut mungkin terasa melelahkan jika dilakukan beberapa menit. Sensasi itu menunjukkan bahwa mempertahankan postur dengan otot yang aktif membutuhkan kerja otot yang cukup besar. Kebiasaan duduk terlalu lama, mengetik, berkendara, atau menonton dalam posisi membungkuk dapat membuat tubuh terbiasa dengan posisi condong ke depan.
Ketika otot core tidak cukup kuat untuk menopang posisi tubuh, bagian lain seperti bahu dan punggung bisa bekerja lebih keras. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat membuat tubuh terasa tegang dan tidak nyaman.
Mulai dari Latihan Sederhana
Membangun kekuatan core tidak harus langsung memakai peralatan berat. Life & Health Network menyarankan latihan penguatan otot secara bertahap, sekitar dua sampai tiga kali dalam seminggu pada hari yang tidak berurutan.
Latihan bisa dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti memperhatikan posisi duduk sepanjang hari. Pengingat kecil di ponsel dapat membantu mengecek apakah bahu mulai membungkuk atau tubuh kehilangan posisi tegak.
Gerakan lain yang dibahas sumber tersebut antara lain kontraksi dan relaksasi otot bokong saat duduk, leg lift dengan posisi kaki lurus atau menekuk, serta straight leg lift saat berbaring. Setiap latihan sebaiknya dilakukan sesuai kemampuan, dimulai perlahan, lalu ditingkatkan secara bertahap.
Selain latihan, aktivitas ringan sepanjang hari juga layak mendapat perhatian. Bangun dari kursi secara berkala, berjalan sebentar, melakukan peregangan, dan mengganti posisi dapat membantu tubuh tidak terus berada dalam satu postur. Kebiasaan kecil seperti ini terasa sederhana, tetapi membuat rutinitas harian lebih aktif dan memberi kesempatan bagi otot untuk bekerja dengan variasi gerakan yang lebih baik dan terasa lebih nyaman.
Core yang Terlatih, Gerak Lebih Terarah
Kekuatan core menjadi salah satu fondasi penting dalam aktivitas fisik. Otot yang terlatih membantu tubuh menjaga kestabilan dan mendukung koordinasi antara bagian atas serta bawah tubuh. Postur juga bisa menjadi lebih terjaga ketika kebiasaan bergerak dan latihan dilakukan secara konsisten.
Pesan utama dari artikel Dominique Wakefield cukup sederhana: jangan hanya mengejar otot yang terlihat. Perhatikan juga otot yang bekerja menopang tubuh dari dalam. Dengan latihan teratur, teknik yang tepat, dan peningkatan beban secara bertahap, latihan core bisa menjadi bagian dari rutinitas kebugaran yang realistis dan mudah diterapkan.
Bagi yang ingin mulai berolahraga, pilih gerakan sesuai kondisi tubuh dan kemampuan masing-masing. Jika memiliki cedera atau keluhan tertentu, konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan atau profesional kebugaran sebelum memulai program latihan.
Sumber: Life & Health Network – The Importance of Core Muscle Fitness and How to Improve Yours


