Timnas Futsal Indonesia bener-bener bikin jantung mau copot tapi berakhir super bangga. Di laga terakhir fase grup Piala AFF Futsal 2026 (ASEAN Futsal Championship), pasukan Garuda sukses ngebabat Australia dengan skor tipis 3-2. Kemenangan dramatis ini nggak cuma soal gengsi, tapi juga mastiin Indonesia melaju ke semifinal dengan status mentereng: Juara Grup!
Main di GOR Nonthaburi, Thailand, Rabu (8/4/2026), tensi pertandingan udah panas sejak peluit pertama bunyi. Indonesia yang emang lagi on fire nggak kasih napas buat pemain-pemain Australia. Hasilnya? Andres Dwi Persada sukses bikin gemuruh lewat gol pembuka di menit ke-9. Skor 1-0 ini bikin kepercayaan diri anak asuh Hector Souto makin naik kelas.
Tapi, namanya juga lawan Australia, mereka nggak tinggal diam. Sebelum babak pertama kelar, Jyden Jacob Harb nyamain kedudukan lewat skema tendangan bebas yang licin banget di menit ke-19. Skor 1-1 bertahan sampai turun minum.
Drama Babak Kedua: Epic Comeback!
Masuk babak kedua, suasana makin tegang. Australia sempet bikin pendukung Indonesia diem sebentar setelah mereka berbalik unggul 2-1 lewat aksi Charlie James. Di titik ini, mental juara Garuda bener-bener diuji. Bukannya lemes, Indonesia malah makin gila nyerangnya.
Andres Dwi Persada lagi-lagi jadi momok buat pertahanan The Futsalroos. Dia nyetak gol keduanya (brace) di menit ke-36 yang bikin skor jadi imbang 2-2. Nah, puncak dramanya ada di detik-detik akhir. Saat semua orang ngira laga bakal seri, Muhammad Sanjaya muncul jadi pahlawan! Golnya di 39 detik terakhir sebelum laga bubar sukses ngunci kemenangan 3-2 buat Indonesia.
Pelatih Hector Souto sebenernya seneng sama hasil ini, tapi dia tetep punya catatan buat anak asuhnya. Mengutip dari Kompas.com, Souto bilang kalau pertandingan ini emang buat memperbaiki tim, bukan cuma cari menang doang. Dia pengen skuadnya makin solid buat ngadepin lawan yang lebih berat di semifinal nanti.
Sementara itu, netizen di media sosial juga nggak kalah heboh. Banyak yang muji ketenangan Sanjaya di menit krusial. “Ini baru mental juara, nggak panik walau waktu mepet,” tulis salah satu fans di kolom komentar detikSport. Kemenangan ini juga sekaligus memutus rekor clean sheet Indonesia di turnamen ini, tapi ya sudahlah, yang penting juara grup!
Strategi Hector Souto yang Jenius
Kunci kemenangan kali ini ada di rotasi pemain yang pas. Souto berani nurunin paket Muhammad Albagir, Dewa Rizki, sampai Guntur Sulistyo sejak awal. Meski sempet tertinggal, strategi pressing ketat yang diterapin pelatih asal Spanyol ini sukses bikin Australia kelabakan di menit-menit akhir.
Dengan koleksi 9 poin sempurna dari tiga pertandingan, Indonesia kokoh di puncak klasemen Grup B. Australia harus puas di posisi kedua dengan 6 poin. Sekarang, mata fans futsal tanah air tertuju ke babak semifinal. Siapa pun lawannya, entah Thailand atau Vietnam, Garuda udah siap tempur dengan modal mentalitas yang makin ngeri.
Fakta Menarik Laga Indonesia vs Australia:
-
Andres Dwi Persada jadi bintang dengan sumbangan 2 gol.
-
Muhammad Sanjaya nyetak gol kemenangan saat waktu tinggal 39 detik.
-
Gawang Indonesia kebobolan buat pertama kalinya di turnamen ini setelah sebelumnya menang telak lawan Brunei dan Malaysia tanpa balas.
-
Indonesia dipastikan bakal ketemu runner-up Grup A di semifinal.
Buat kalian yang mau update terus perkembangan olahraga terbaru, pastiin jangan lewatkan laga semifinal nanti. Dukungan kita penting banget buat bantu Garuda angkat trofi lagi!
Sumber:
