Manfaat Daging Kerbau bagi Kesehatan dan Kandungan Nutrisinya

Daging kerbau mulai banyak dilirik sebagai pilihan protein hewani yang lebih sehat dan tetap nikmat diolah jadi berbagai menu. Teksturnya mirip daging sapi, tapi kandungan lemaknya cenderung lebih rendah. Di beberapa daerah di Indonesia, daging kerbau juga sudah lama jadi bahan utama masakan tradisional karena rasanya gurih dan kaya nutrisi.
https://images.openai.com/static-rsc-4/5-R7Jep0hWfl2XhP2Vi-WGEPW-kRohQ1SBRd2mmHOFJvtaDWpHtJT3OGmayaMzhBa5hHfGnjcWveFPl0T8VAjnc6JP9cfmM7DAvp2zL9q4yPttlZJmd3Kus5nSmrXyllWHFbDBFiy5VUXN3paK4BQf838qIqxw_tWKVO1wheceBkbktV9OvR3RE4Hw54xKnG?purpose=fullsize
Selain dikenal tinggi protein, daging kerbau punya kandungan zat besi, vitamin B12, zinc, dan selenium yang penting buat tubuh. Banyak ahli gizi menyebut daging kerbau cocok jadi alternatif buat orang yang ingin tetap makan daging merah tanpa terlalu banyak lemak.

Menurut penelitian yang dipublikasikan di PMC dan ScienceDirect, daging kerbau memiliki kandungan protein tinggi dengan kadar lemak yang relatif lebih rendah dibanding beberapa jenis daging merah lain.

Kandungan Nutrisi Daging Kerbau

Dalam 100 gram daging kerbau, terdapat berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh, seperti:

  • Protein tinggi
  • Zat besi
  • Vitamin B12
  • Zinc
  • Selenium
  • Fosfor
  • Vitamin B kompleks

Beberapa sumber nutrisi internasional menyebut kandungan proteinnya bisa mencapai lebih dari 20 gram per 100 gram daging. Kandungan lemaknya juga lebih rendah dibanding daging sapi biasa.

Protein di dalam daging kerbau membantu pembentukan otot, memperbaiki jaringan tubuh, dan menjaga daya tahan tubuh tetap stabil. Sementara zat besi berperan penting dalam pembentukan sel darah merah agar tubuh tidak gampang lemas.

Bantu Menjaga Massa Otot

Buat orang yang aktif bekerja, rutin olahraga, atau sedang menjalani program pembentukan otot, daging kerbau bisa jadi pilihan menu yang menarik. Kandungan protein hewaninya lengkap karena mengandung asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh.

Ahli nutrisi dari berbagai penelitian menyebut protein hewani membantu proses pemulihan otot lebih cepat setelah aktivitas berat. Karena kandungan lemaknya lebih rendah, daging kerbau juga sering dipilih dalam pola makan tinggi protein.

Menurut data nutrisi yang dikutip dari Healthline, daging kerbau termasuk sumber protein berkualitas tinggi sekaligus rendah kalori.

Kaya Zat Besi dan Baik untuk Energi Tubuh

Salah satu keunggulan daging kerbau ada pada kandungan zat besinya. Mineral ini penting untuk membantu distribusi oksigen dalam darah. Kalau tubuh kekurangan zat besi, biasanya badan terasa cepat capek, sulit fokus, dan gampang mengantuk.

Penelitian yang dimuat dalam jurnal nutrisi internasional juga menunjukkan bahwa daging kerbau punya kandungan zat besi cukup tinggi karena dipengaruhi kadar mioglobin dalam ototnya.

Pengamat pangan dan gizi dari berbagai studi nutrisi juga menilai daging merah tanpa lemak tetap punya manfaat jika dikonsumsi dalam jumlah wajar dan diimbangi pola makan seimbang. Bahkan beberapa ahli menyebut kandungan zinc dan vitamin B12 dalam daging merah membantu menjaga metabolisme tubuh tetap optimal.

Cocok untuk Menu Diet Tinggi Protein

Banyak orang menghindari daging merah karena takut kandungan lemaknya tinggi. Padahal, daging kerbau justru punya kadar lemak yang lebih rendah dibanding beberapa jenis daging lain.

Itu sebabnya daging kerbau sering dipakai dalam menu diet tinggi protein atau pola makan rendah lemak. Selama proses pengolahannya tidak terlalu banyak minyak dan santan, daging ini tetap bisa jadi menu sehat.

Olahan seperti sate kerbau tanpa lemak berlebih, sup kerbau, atau semur dengan sedikit gula bisa jadi pilihan yang lebih ringan buat tubuh.

Mengandung Zinc dan Selenium untuk Imunitas

Zinc dan selenium adalah dua mineral penting yang membantu menjaga sistem imun tubuh. Zinc membantu proses regenerasi sel, sementara selenium dikenal sebagai antioksidan alami yang membantu melawan radikal bebas.

Healthline menjelaskan bahwa daging kerbau punya kandungan selenium dan zinc yang cukup tinggi sehingga baik untuk membantu memenuhi kebutuhan harian tubuh.

Kombinasi protein, vitamin B12, dan mineral di dalamnya juga membantu menjaga stamina, terutama buat orang dengan aktivitas padat.

Walau punya banyak manfaat, konsumsi daging kerbau tetap perlu dibatasi agar seimbang. Mengonsumsi daging merah terlalu banyak tetap bisa meningkatkan asupan lemak jenuh dan kolesterol bila tidak diatur dengan baik.

Cara memasaknya juga berpengaruh. Mengolah dengan cara direbus, dipanggang, atau dibakar lebih disarankan dibanding digoreng berlebihan.

Menggabungkan daging kerbau dengan sayur, buah, dan sumber serat lain juga membantu menjaga pola makan tetap sehat.

Daging Kerbau Mulai Dilirik Pecinta Kuliner Sehat

Belakangan ini, makin banyak pelaku kuliner dan pengamat makanan yang mulai menghadirkan menu berbahan daging kerbau. Selain punya cita rasa khas, daging ini dianggap punya nilai gizi yang menarik untuk masyarakat yang ingin makan lebih sehat tanpa meninggalkan menu daging merah.

Dengan kandungan protein tinggi, zat besi, vitamin B12, dan lemak yang relatif lebih rendah, daging kerbau bisa jadi alternatif menarik untuk menu harian keluarga.

Sumber:

Olahan Daging Kambing Favorit yang Selalu Dicari Saat Idul Adha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *