Bagaimana Sungai Bermanfaat Bagi Hujan ?

Hujan selama Bulan  Desember 2025 sampai Februari 2026 semakin deras.  Pada periode 23 – 26 Januari 2026, BMKG mencatat kejadian hujan dengan intensitas lebat hingga ekstrem di beberapa wilayah Indonesia, antara lain di DK Jakarta (171,8 mm/hari), Banten (148,9 mm/hari), Jawa Barat (106,8 mm/hari), dan Sumatra Selatan (86,2 mm/hari). Air hujan yang demikain banyak kemana harusnya singgah atau bersemayam ?  Air hujan seharusnya meresap ke dalam tanah (infiltrasi) menjadi air tanah untuk cadangan air tanah, mengisi sungai, danau, dan lautan, atau ditampung melalui pemanenan air hujan. Proses ini penting untuk mencegah banjir, mengisi ulang akuifer, dan menjaga keseimbangan ekosistem, terutama dengan membantu menyerap air ke akar tumbuhan

Air hujan akan singgah dibeberapa tempat diantaranya

  • Tanah (Infiltrasi): Meresap ke dalam tanah untuk menjadi air tanah, yang diserap akar tumbuhan dan dapat diambil melalui sumur.
  • Badan Air Permukaan: Mengalir ke danau, sungai, dan akhirnya ke laut.
  • Tempat Penampungan (Pemanenan Air Hujan): Ditampung di tong, kolam, tandon, atau Instalasi Sistem Lumbung Air Hujan (ISLAH) untuk kebutuhan domestik atau cadangan saat kemarau.
  • Sumur Resapan: Infrastruktur buatan untuk menampung dan membantu air meresap ke tanah, mengurangi limpasan permukaan yang menyebabkan banjir.

Dalam keadaan tidak ada sungai bagaimana ? Ketika tidak ada sungai atau saluran pembuangan yang memadai saat hujan deras, air akan terakumulasi di permukaan, menyebabkan genangan atau banjir, terutama jika tanah sudah jenuh air. Kurangnya drainase ini membuat air hujan tidak memiliki tempat aliran, sehingga material seperti pasir/lumpur dapat menumpuk dan merendam area sekitar.

Sungai dan hUjan   bagian dari kehidupan kita, sangat penting keberadaan Sungai. Sungai berperan krusial sebagai penampung, pengalir, dan penyalur utama air hujan dari daratan menuju laut, sehingga mencegah genangan luas dan banjir. Selain mengalirkan, sungai juga menjadi bagian dari siklus hidrologi, menampung limpasan air, dan menstabilkan ekosistem air dengan mencegah banjir di daerah hilir melalui pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) yang baik.

Apa saja  dampak dan hal yang terjadi ketika tidak ada sungai saat hujan? Jika Sungai tidak ada atau tidak berfungsi dengan baik, berikut hal hal yang akan terjadi :

  • Banjir dan Genangan: Air hujan akan menggenangi jalan dan rumah penduduk karena tidak ada tempat penampungan atau aliran air (sungai/selokan).
  • Tanah Jenuh Air: Tanpa aliran sungai, air akan terus terakumulasi, menyebabkan tanah menjadi sangat jenuh air, yang meningkatkan risiko tanah longsor.
  • Kebutuhan Konservasi: Kondisi ini menuntut perlunya memanen atau menabung air hujan (rain harvesting) agar air tidak menjadi bencana, melainkan sumber daya, terutama jika ada alternatif pembuangan terbatas.
  • Risiko Lingkungan: Genangan air yang lama dapat menjadi sarang kuman.

Untuk mengatasi situasi tidak ada Sungai atau Sungai tidak berfungsi, penting untuk membuat saluran pembuangan sementara dan memastikan lingkungan bersih agar air dapat mengalir, meskipun tidak ada sungai terdekat.

Jelas  peran sungai sangat penting terhadap air hujan, dengan adanya Sungai , kita akan mendapat manfaat diantaranya

  • Menampung dan Mengalirkan Air Hujan: Sungai menjadi saluran terbuka utama yang menerima limpasan air hujan, mengalirkannya dari hulu ke hilir, dan akhirnya ke laut.
  • Pengendalian Banjir: Sungai yang terawat dan memiliki kapasitas cukup dapat mencegah banjir dengan cara mengalirkan air hujan dengan cepat, terutama dengan fungsi dataran banjir (floodplain) alami dalam menyerap air berlebih.
  • Bagian dari Siklus Hidrologi: Sungai berperan dalam siklus air dengan mengalirkan air ke laut, yang kemudian menguap menjadi awan dan turun kembali sebagai hujan.
  • Sumber Pengairan (Irigasi): Air hujan yang ditampung di sungai dan waduk dapat dimanfaatkan untuk irigasi pertanian.

Dengan menjaga kelestarian sungai, perannya dalam mengelola air hujan akan tetap berjalan baik, sekaligus mencegah bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.

 

Sumber

BMKG

Buku Dasar Dasar Hidrologi

Buku Manajemen DAS

 

 

 

More From Author

Apakah Ada Manfaat Hujan Bagi Kesehatan ?

Gaya Hidup Dominan Penyebab Banjir Jakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *