Bandung — Lautan biru memenuhi jalan-jalan utama Kota Bandung pada Minggu pagi. Ribuan Bobotoh tumpah ruah merayakan keberhasilan Persib Bandung menorehkan sejarah sebagai juara Liga Super Indonesia musim 2025/2026. Di tengah gegap gempita itu, sosok Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mencuri perhatian publik ketika memilih naik sepeda motor untuk memimpin awal konvoi kemenangan Maung Bandung.
Momen tersebut menjadi salah satu pemandangan paling menyita perhatian dalam pawai juara Persib. Tidak menggunakan kendaraan mewah ataupun iring-iringan eksklusif, Dedi Mulyadi justru tampil sederhana dengan helm dan sepeda motor, membaur bersama Bobotoh yang sejak pagi telah memadati kawasan Gedung Sate hingga ruas jalan utama Kota Bandung.
Konvoi kemenangan Persib dimulai sejak pukul 08.00 WIB dari kawasan Gedung Sate. Rombongan bergerak melewati sejumlah jalan protokol seperti Jalan Banda, Jalan Riau, Jalan Merdeka, hingga berakhir di kawasan bersejarah Asia Afrika dekat Gedung Merdeka. Sepanjang perjalanan, teriakan “Persib Juara!” dan nyanyian khas Bobotoh terus menggema tanpa henti.
Keberhasilan Persib menjuarai Liga Super 2025/2026 sekaligus mempertegas dominasi tim kebanggaan Jawa Barat di sepak bola nasional. Musim ini, Persib tampil konsisten dan mampu mempertahankan status sebagai salah satu kekuatan utama kompetisi Indonesia.
Namun, perayaan kali ini bukan hanya soal trofi. Kehadiran Dedi Mulyadi yang berada di barisan awal konvoi memberikan warna tersendiri. Banyak Bobotoh menilai langkah tersebut sebagai simbol kedekatan antara pemimpin daerah dengan masyarakat dan klub yang menjadi identitas kebanggaan Jawa Barat.
Menurut skenario konvoi yang telah disusun Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama pihak terkait, iring-iringan dipandu kendaraan pengawal di bagian depan bersama unsur pimpinan dan perwakilan tim Persib. Namun di lapangan, perhatian masyarakat lebih tertuju pada Dedi Mulyadi yang memilih berada dekat dengan massa dan ikut merasakan langsung euforia kemenangan.
Di berbagai titik kota, warga rela berdiri berjam-jam demi menyaksikan rombongan juara melintas. Banyak di antara mereka membawa syal, bendera, hingga mengenakan jersey biru kebanggaan. Sejumlah keluarga bahkan datang bersama anak-anak untuk mengabadikan momen yang dinilai bersejarah tersebut.
Suasana semakin meriah ketika Dedi Mulyadi menyapa Bobotoh yang memanggil namanya dari tepi jalan. Dalam sejumlah rekaman yang beredar di media sosial, gubernur Jawa Barat itu tampak tersenyum dan melambaikan tangan kepada para suporter yang antusias menyambut rombongan.
Meski dipenuhi euforia, unsur keamanan tetap menjadi perhatian utama. Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama aparat keamanan sebelumnya mengimbau Bobotoh agar menjaga ketertiban selama konvoi berlangsung. Dedi Mulyadi dan jajaran pemerintah juga mengingatkan agar perayaan tidak diwarnai aksi yang merusak fasilitas umum ataupun tindakan yang dapat mencoreng nama baik Persib dan Bobotoh.
Bagi sebagian penggemar Persib, konvoi juara kali ini memiliki nuansa yang berbeda. Selain menjadi simbol keberhasilan tim di lapangan, perayaan tersebut juga menghadirkan rasa kedekatan emosional antara klub, suporter, dan pemimpin daerah.
Asep Nugraha, Bobotoh asal Cimahi yang hadir sejak pagi, mengaku terkesan melihat Dedi Mulyadi ikut memimpin awal konvoi dengan motor.
“Ini bukan sekadar konvoi bola. Rasanya seperti semua orang ikut merayakan bersama. Persib juara dan pemimpinnya juga turun langsung ke jalan,” ujarnya.
Komentar serupa datang dari Nabila Rahma, mahasiswa asal Bandung yang menonton di kawasan Jalan Merdeka.
“Saya salut karena suasananya lebih membumi. Biasanya pejabat ada jarak, tapi tadi kelihatan menyatu dengan Bobotoh. Mudah-mudahan Persib terus berprestasi,” katanya.
Di media sosial, respons warganet pun ramai bermunculan. Banyak yang mengunggah video dan foto rombongan konvoi, termasuk momen ketika Dedi Mulyadi berada di tengah lautan Bobotoh. Beberapa komentar bahkan menyebut perayaan tahun ini sebagai salah satu konvoi juara Persib yang paling berkesan dalam beberapa tahun terakhir.
Konvoi akhirnya bergerak menuju titik akhir dengan suasana tetap meriah. Dari Gedung Sate hingga Asia Afrika, warna biru mendominasi kota. Sorak-sorai, nyanyian, dan semangat kebersamaan menjadi penanda bahwa kemenangan Persib bukan sekadar hasil pertandingan, melainkan bagian dari identitas dan kebanggaan masyarakat Jawa Barat.
Bagi Bobotoh, trofi Liga Super 2025/2026 akan selalu dikenang. Dan di antara banyak momen yang tercipta hari itu, gambar seorang gubernur yang memilih naik sepeda motor di awal konvoi kemungkinan akan menjadi salah satu potret paling melekat dalam sejarah perayaan juara Persib.
Sumber: tvOneNews, IDN Times Jabar, informasi konvoi Persib 2026 dan dokumentasi media sosial terkait.



