Garut, Jawa Barat — PT Bank SMBC Indonesia Tbk ngelaksanain aksi nyata buat dukung pelestarian lingkungan lewat program BerDaya untuk Bumi dengan penanaman 1.971 pohon di Desa Lembang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut. Ini bukan sekadar seremoni doang tapi jadi representasi nyata dari komitmen bank buat keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan sosial.
Aksi reforestasi ini dilakuin pada 18 Desember 2025, dengan banyak partisipan aktif dari tim SMBC Indonesia dan anak perusahaannya. Total ada 411 peserta yang terlibat, termasuk karyawan dari SMBC Indonesia, OTO (PT Oto Multiartha), SOF (PT Summit Oto Finance), dan BTPN Syariah. Mereka berkumpul bukan hanya buat nanem pohon, tapi juga buat nguatkeun kolaborasi bareng komunitas lokal.
Program ini unik karena keterlibatan peserta jadi dasar penentuan jumlah pohon yang ditanam. Semua langkah yang dikumpulin oleh peserta melalui aktivitas jalan kaki atau lari dikonversi jadi donasi pohon — dan jumlahnya mencapai 1.971 pohon. Ini terdiri dari 1.637 pohon kopi yang juga punya nilai ekonomi buat petani lokal, plus 334 pohon hutan sebagai tanaman naungan yang mendukung ekosistem setempat.
Menurut Dini Herdini, Direktur Kepatuhan dan Legal SMBC Indonesia, program ini bukan sekadar ajang sosial perusahaan biasa, tapi bagian dari strategi keberlanjutan jangka panjang yang nyata:
“Program BerDaya untuk Bumi jadi wujud nyata kontribusi kami untuk hadirkan dampak positif yang terukur bagi lingkungan dan masyarakat sekitar… kami memandang keberlanjutan dan pemberdayaan sebagai bagian integral dari strategi bisnis kami.”
Dampak Positif ke Lingkungan & Masyarakat
Langkah penanaman ini punya manfaat multi-layer seperti Pelestarian ekosistem dimana Pohon hutan membantu balikkin fungsi lahan dan jadi habitat buat berbagai flora dan fauna.Ini juga jadi satu wujud kontribusi terhadap isu besar yang lagi dibahas banyak pihak: krisis deforestasi di Indonesia. Pemerintah mencatat bahwa deforestasi masih jadi tantangan, dengan rehabilitasi hutan yang terus dikembangkan melalui penanaman pohon dan pemulihan lahan kritis.
“Penanaman pohon itu bukan sekadar aksi simbolis. Ini bantu pulihkan fungsi air tanah, cegah erosi, dan bisa bantu memperbaiki kualitas udara di kawasan yang pernah terbebas dari vegetasi alami,” kata seorang pakar lingkungan (dikutip dari sejumlah diskusi lingkungan nasional yang relevan).
Selain itu, aksi penanaman seperti ini jadi bagian dari gerakan lebih luas yang diendorse berbagai lembaga lingkungan. Misalnya, banyak komunitas di Jawa Barat udah ngedesak pentingnya reforestasi buat cegah bencana alam dan jagain keanekaragaman hayati di wilayah mereka.
Gak cuma sekadar tanam pohon, SMBC Indonesia juga baru aja meraih Indonesian SDGs Awards 2025 dari Corporate Forum for CSR Development (CFCD) dengan predikat Platinum dan Gold di beberapa kategori. Selain itu, perusahaan juga dapet pengakuan dari Indeks Integritas Bisnis Lestari (INSTAR) karena pencapaian tinggi di aspek sosial, korporat, dan lingkungan.
Prestasi ini nunjukkin kalau inisiatif seperti BerDaya untuk Bumi bukan cuma wacana, tapi udah diukur secara profesional dari segi dampak dan integritasnya.
Program penanaman 1.971 pohon ini jadi contoh nyata gimana bank dan sektor usaha bisa main peran penting di aksi pelestarian lingkungan.
Enggak cuma soal jumlah jumlah pohon, tapi gimana program ini bisa nyentuh aspek lingkungan, ekonomi, dan sosial secara bersamaan. Dan di tengah tekanan terhadap hutan Indonesia yang terus jadi sorotan, langkah seperti ini jadi banget relevan buat jadi benchmark kolaborasi lintas sektor.
Sumber:
• SMBC Indonesia tanam 1.971 pohon di Garut lewat program BerDaya untuk Bumi — detikFinance (6 Jan 2026)
• SMBC Indonesia posting tanam pohon reforestasi di LinkedIn

